BETANEWS.ID, PATI – Anggota DPRD Pati Rusdi menyebut saat ini banyak masyarakat yang menjadi korban judi online. Apalagi, masyarakat bisa dengan mudah mengakses internet melaui gawai maupun perangkat komputer.
“Ini kita sedang darurat judi online. Banyak masyarakat yang jadi korban. Banyak yang kehilangan harta benda, dengan nominal yang sangat besar,” ujar Rusdi kepada Betanews.id, Kamis (22/6/2023).
Menurutnya, judi online berdampak langsung pada keluarga. Bahkan katanya, tidak sedikit anak di bawah umur banyak yang terjerat kasus judi online.
Baca juga: Desa di Pucakwangi Sudah Ada yang Ajukan Permintaan Dropping Air
Hal itu, menurut Rusdi, menjadi pekerjaan rumah (PR) serius bagi semua lapisan masyarakat, khususnya penegak hukum dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
“Harus dilakukan pencegahan hingga penindakan. Yaitu melakukan patroli di dunia maya. Kalau terbukti, penegak hukum harus mengambil tindakan tegas,” ungkap Rusdi yang juga Pengasuh Ponpes As-Salafiyah Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Pati.
Selain ada tindakan tegas dari penegak hukum, menurutnya sosialisasi terkait pencegahan judi online juga sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di dunia pendidikan.
Dengan begitu, menurutnya pendidik maupun peserta didik bisa mengerti terkait cara pencegahan judi online, sehingga pelajar tidak terjerumus.
Baca juga: Aniaya Sang Buah Hati, Seorang Ayah di Pati Ditangkap Polisi
“Karena sekuat apapun upaya kita, kalau tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat, maka akan sulit untuk itu,” ucapnya.
Untuk itu, ia mengharapkan agar bersama-sama mengantisipasi adanya praktik judi online tersebut. Meskipun saat ini sudah ada yang jadi korban, tetapi hal itu harus dilakukan daripada tidak mengambil tindakan apapun.
“Karena ini bisa merusak moral kita, bahkan merusak negara kita. Ini dapat merugikan yang lebih besar kalau tidak ada pencegahan. Kemudian, dalam agama hal seperti ini juga dilarang,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

