BETANEWS.ID, PATI – Ratusan warga Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Pati, melakukan protes terkait aktivitas tambang galian C. Dengan menggelar aksi, mereka secara tegas menolak adanya galian C.
Ratusan warga pun menggeruduk lokasi tambang di perbatasan Desa Lahar dan Sumbermulyo itu. Sebelumnya mereka berkumpul di depan Balai Desa Lahar menunggu hasil audiensi. Lantaran audiensi berjalan alot, mereka berbondong-bondong mendatangi lokasi tambang.
Warga pun kemudian menutup akses jalan galian C yang terletak di perbatasan Desa Lahar dan Sumbermulyo. Mobil pikap yang membawa material untuk memortal akses tambang telah disiapkan. Spanduk penolakan tambang pun dipasang di atas mobil itu.
Baca juga: Geruduk Balai Desa, Ratusan Warga Lahar Protes Keberadaan Galian C
Namun, aksi pemblokiran akses jalan tambang dihentikan oleh pemerintah desa (pemdes) dan perwakilan warga yang mengikuti audiensi.
Aan, koordinator lapangan mengatakan, audiensi menyepakati tambang dihentikan. Namun, akses tambang tidak diblokir lantaran jalan tidak hanya untuk warga Desa Lahar saja.
”Saya setuju untuk dilakukan (penutupan). Jalan ini bukan satu-satunya milik Desa Lahar tetapi Desa Sumbermulyo juga. Keinginan kalian akan kita fasilitasi untuk mengkoordinasikan dengan Pemdes Sumbermulyo,” ujar Aan.
Baca juga: Bikin Warga Celaka, Puluhan Warga Sitiluhur Protes, Minta Aktivitas Galian C Ditutup
Mereka berjanji bila sudah ada kesepakatan antardesa, tambang galian C bakal ditutup permanen.
Mulai hari ini, aktivitas penambangan dihentikan. Pihak penambang hanya diperbolehkan melakukan aktivasi reklamasi di area tambang. Material tambang tidak diperbolehkan keluar dari Desa Lahar.
”Kalau masih ada aktivitas, masyarakat boleh menghentikan,” kata Kepala Desa Lahar, Saru.
Tambang yang telah beroperasi sejak lima tahun lalu itu, dinilai membuat lingkungan menjadi rusak. Aktivitas tambang juga membuat jalan rusak dan berdebu. Beberapa warga juga disebut pernah mengalami kecelakaan akibat kerusakan jalan.
Editor: Ahmad Muhlisin

