31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

116.067 Warga Jateng Dapat Kerja Berkat Realisasi Investasi Rp39,19 Triliun di Semester I

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 116.067 orang dapat memperoleh pekerjaan di 8.298 unit proyek selama semeseter 1 tahun 2022. Keberhasilan ini berkat realisasi investasi yang mencapai Rp39,19 triliun dari target Rp65,54 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng Ratna Kawuri mengatakan, total nilai investasi tersebut didasarkan dua data, yaitu data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dan Non LKPM yang berdasar atas data rekap Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA). Rinciannya, realisasi Non UMK berdasarkan LKPM sebesar Rp27,02 triliun dan realisasi UMK sejumlah Rp12,17 triliun.

Catatan DPMPTSP Jateng, jumlah tenaga kerja yang terserap pada semester 1 2022 melebihi capaian 2018 dan 2019. Pada 2018 tercatat ada 112,883 pekerja, sedangkan 2019 ada 114,743 pekerja.

-Advertisement-

Baca juga: Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,66 Persen, Ganjar: ‘Kontribusi Luar Biasa dari Investasi’

“Dari data tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) lebih mendominasi investasi di Jateng. Tercatat realisasi PMA Rp16,30 triliun, sementara realisasi PMDN Rp10,72 triliun,” bebernya.

Menurutnya, Jepang menjadi negara yang paling banyak berinvestasi di Jateng dengan nilai USD 525.209,50 (46,23 persen) dari total investasi di Jateng semester 1 2022. Negara kedua adalah Korea Selatan dengan USD166.410,10 (14,65 persen), disusul Singapura USD85.183,70, Hongkong USD60.850,40 dan Republik Rakyat Tiongkok USD54.790,20.

Ratna menjelaskan, ada beberapa alasan investor menanamkan modal di Jateng. Selain ketersediaan infrastruktur, jumlah angkatan kerja juga menjadi pertimbangan.

“Iklim usaha kondusif didukung oleh sifat dan sikap pekerja asal Jawa Tengah yang baik. Ketersediaan angkatan kerja untuk memenuhi industri di Jateng. Dari jumlah 116.067 orang yang terserap, PMA mendominasi dengan 68.041 orang. Sementara PMDN menyerap 48.026 orang,” jelasnya.

Baca juga: LG Buka Pabrik Baterai di Batang, Jokowi: ‘Investasinya Rp142 T, Serap 20.000 Karyawan’

Terkait ketersediaan infrastruktur pendukung investasi, Jateng telah memiliki  beberapa fasilitas di antaranya dua pelabuhan internasional, dua bandara internasional, konektivitas tol Trans Jawa, dan jaringan rel kereta api yang telah menghubungkan seluruh wilayah di Jawa Tengah.

Di sisi energi, Jawa Tengah surplus energi listrik yang didukung oleh 7.303,97 MW, didukung jaringan gas industri untuk memenuhi kebutuhan industri, dan jaringan air bersih untuk kebutuhan industri.

“Untuk memenuhi target investasi tahun ini, akan mengoptimalkan peran Tim Satgas Percepatan Pelaksanaan Berusaha, pendampingan pelaporan realisasi investasi (LKPM), serta pengawalan dan fasilitasi penanaman modal pada proyek-proyek strategis nasional,” pungkas Ratna.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER