BETANEWS.ID, SEMARANG – Setelah vakum selama 2 tahun karena pandemi Covid-19, Semarang akan menggelar Grand Maerakaca Fair 2022 (GMF 2022) yang merupakan pekan raya untuk menuju event Jateng Fair 2023 mendatang.
Direktur PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda) Titah Listyorini menjelaskan event GMF 2022 ini akan mengusung tema Desa Batik. Sehingga nanti di area event, akan didekorasi dengan motif batik khas dari Pekalongan.
Tak hanya itu, di GMF 2022 ini juga akan menampilkan proses kerajinan batik, mulai dari proses menggambar pola, peluruhan, hingga pewarnaan. Sehingga pengunjung bisa menyaksikan dan mendapat informasi mengenai Batik Pekalongan.
“Untuk bukanya tanggal 27 Agustus sampai 4 September. Tapi untuk peresmian grand openingnya akan digelar 28 Agustus 2022,” katanya.
Baca juga: PRPP Jateng Bakal Gelar Grand Maerakaca Fair 2022, Catat Tanggalnya
Dalam event ini, Titah mengatakan, akan diisi oleh beberapa tenan, mulai dari tenan UMKM, stand kuliner, komunitas hobi, intstitusi pendidikan, Thrifting Bazaar, photobooth, kemudian juga ada pangung musik dan budaya. Selanjutnya, ada juga pameran otomotif terbesar di Jawa Tengah, serta wahana menarik lainya seperti goulf, rumah balon, ATV, kereta safari, becak air, dan masih banyak lagi.
“Untuk panggung musik kita akan menampilkan artis nasional Evan Loss dan Tami Aulia (27/08/22), Abah Lala dan Yeni Inka (28/08/22), Guyon Waton 02/09/22), Mr Jono Joni dan Woro Widiowati (03/09/22),” katanya.
Sedangkan untuk tiket masuk pangung musik dikenakan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu untuk VIP. Tiket panggung musik bisa dibeli mulai jam 5 sore sampai jam 10 malam.
Dengan adanya event ini, pihaknya pun berharap bisa meningkatkan ekonomi di Semarang dan menggugah lagi event tahunan yang selalu digelar.
“Harapannya dengan GMF ini bisa menggugah lagi masyarakat Semarang dengan event tahunan yang biasa kita gelar, yaitu Jateng Fair. Nah karena event itu diadakan tahun depan, jadi kita persiapan dulu dengan menggelar versi mininya yaitu GMF 2022. Kita juga menargetkan, setiap hari akan ada 40 ribu pengunjung yang datang,” tutupnya.
Editor : Kholistiono

