BETANEWS.ID, KUDUS – Anggota DPRD Kudus dari Fraksi Gerindra Abdul Basith Shidqul Wafa menyoroti banyaknya bangunan aset daerah Kabupaten Kudus yang dibiarkan terbengkalai. Maka dari itu, pihaknya meminta yang berwenang untuk lebih bisa mengelola aset tersebut agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Contoh, Puskesmas Pembantu (Pustu) dibangun bagus-bagus tapi sekarang fungsinya seperti apa? Nganggur. Harusnya itu bisa dikelola dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya agar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya ditemui di DPRD Kudus, Kamis (7/7/2022).
Tak hanya itu, Wafa juga menemui banyak Sekolah Dasar (SD) yang diregrouping atau dimarger dengan SD lain, tapi aset bangunan SD yang lama malah mangkrak.
Baca juga: Minimnya Penerangan Disebut Jadi Biang Kecelakaan di Kawasan Jalan Ali Mahmudi Desa Bacin Kudus
“Oleh karena itu, kita mendorong agar ditertibkan. Jika memang belum bisa dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, maka dibuatkan semacam program sesuai dengan aturan yang berlaku agar lebih optimal,” jelasnya.
Dia juga menyoroti adanya aset aset di Jakarta yang pengelolaannya tidak jelas. Padahal, aset tersebut bisa dimaksimalkan, misal untuk rumah UMKM khas Kudus yang ada di sana.
Dia pun berharap, Pemkab Kudus ini bisa lebih baik dan terus berbenah sesuai reformasi birokrasi. Sebab dari agenda reformasi 1997, profesionalitas dalam kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Aparatur Pemerintahan untuk lebih diutamakan.
Editor: Ahmad Muhlisin

