BETANEWS.ID, KUDUS – Tiga SMP Negeri di Kudus masih kekurangan siswa baru. Meski pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online dan offline sudah selesai diselenggarakan, tapi kuota siswa baru di tiga sekolah tersebut belum mampu terpenuhi.
Kasi Kurikulum Disdikpora Kudus, Afri Shofianingrum mengatakan, saat ini di Kudus ada tiga SMP Negeri yang masih kekurangan siswa baru. Antara lain, SMP 3 Bae, SMP 4 Bae serta SMP 2 Dawe.
Baca juga: PPDB Berakhir, SMPN 3 Bae Kudus Masih Kekurangan 93 Siswa Baru
“Kekurangan siswa baru itu kami duga lantaran banyak siswa yang memilih jalur prestasi di sekolah lain. Serta sekarang banyak orang tua yang memilih menyekolabkan anaknya ke sekolah swasta,” ujar perempuan yang akrab disapa Afri kepada Betanews.id saat dihubungi melalui telepone, Jumat (1/7/2022).
Dia mengungkapkan, karena belum terpenuhi, pendaftaran offline untuk tiga SMP tersebut diperpanjang selama tiga hari atau hingga 3 Juli 2022. Namun, ia mengaku pesimis kekurangan siswa pada tiga SMP itu bisa terpenuhi.
“Kemungkinan tidak bisa terpenuhi sampai masa perpanjangan pendaftaran offline selesai,” bebernya.
Dia mengungkapkan, awalnya SMP 3 Bae kekurangan 96 siswa atau setara dengan tiga kelas saat PPDB online. SMP 4 Bae kekurangan 28 siswa, dan SMP 2 Dawe kurang 34 siswa baru.
“Karena kekurangan siswa maka dilaksanakan PPDB offline. Namun, hingga Kamis (30/6/2022) SMP 3 Bae hanya nambah 24 siswa, padahal targetnya 96. Kalau dua SMP lainnya belum laporan,” ungkapnya.
Baca juga: Peserta Didik Baru SMP Negeri di Kudus Berbondong-bondong Lakukan Daftar Ulang
Sebelumnya diberitakan, kekurangan siswa di SMP 3 Bae Kudus belum pernah terjadi dalam dua tahun terakhir. Dahulu memang pernah terjadi kekurangan peserta didik baru, tapi kejadiannya sudah cukup lama.
“Mungkin penyebabnya, sekarang banyak jumlah siswa di beberapa SD juga mengalami penyusutan. Saat siswa SD menyusut, dampaknya peserta didik baru SMP juga berkurang,” ujar Ketua PPDB SMP 3 Bae Kudus Sudaryanto
Editor : Kholistiono

