BETANEWS.ID, BANYUMAS – Mantan Ketua PBNU periode 1999-2015 KH Abbas Muin meninggal dunia di RS Geriatri, Purwokerto, Jumat (27/5/2022). Kepergian ulama kharismatik asal Purwokerto Banyumas itu meninggalkan duka mendalam pada Bangsa Indonesia karena jasa-jasanya yang besar.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang sedang berada di Banyumas menyempatkan diri bertakziah ke rumah duka, di Desa Pamijen, Kecamatan Sokaraja. Ganjar datang tepat sebelum jenazah dibawa ke pemakaman di daerah Sokaraja Lor.

Ganjar memberikan penghormatan terakhir pada KH Abbas Muin yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Lakpesdam PBNU 1994-1996 itu. Ganjar menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya sang ulama.
“Saya atas nama pribadi, keluarga dan Gubernur Jawa Tengah menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya KH Abbas Muin. Dan tentu, kami masyarakat merasa kehilangan sosok beliau,” kata Ganjar dalam sambutannya.
Baca juga: Berduka Atas Wafatnya Buya Syafii Maarif, Ganjar: ‘Beliau Tokoh Panutan yang Selalu Menyejukkan’
Ganjar mengatku terkejut saat mendengar kabar KH Abbas Muin meninggal. Sebab, ia memantau perkembangan pengobatan KH Abbas Muin di rumah sakit.
“Saya sempat terkejut, karena saya ikut perkembangan kesehatan beliau naik turun, dan sempat membaik,” ucapnya.
Ganjar mengenal betul sosok KH Abbas Muin. Selama hidup, sang kyai sangat baik dan banyak mengajarkan kebaikan pada masyarakat.
“Beliau sangat baik, banyak mengajarkan kita tentang keagamaan. Kehadirannya selalu membikin ayem dan beliau juga aktif di aktivitas-aktivitas sosial. Semoga beliau diterima Allah SWT, diampuni semua dosanya dan diterima semua amal baiknya. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi keikhlasan,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

