BETANEWS.ID, PURWOREJO – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi pengungsi banjir di Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Rabu (16/3/2022). Di sana, ganjar menengok kondisi 83 warga yang mayoritasnya adalah warga lanjut usia (lansia), perempuan, dan anak-anak.
“Pripun kabare, Mbah? Sehat, to? Mpun dhahar dereng? Lawuhe enak nopo mboten? (gimana kabarnya, Mbah? Sehat, kan? Sudah makan atau belum? Lauknya enak, nggak?),” tanya Ganjar pada para pengungsi.
“Sehat, Pak, sampun maem lawuh ayam goreng karo kacang panjang (sudah makan lauk ayamgoreng dan kacang panjang),” jawab beberapa lansia yang ada di lokasi pengungsian itu.
Baca juga: 25 Tahun Selalu Kena Rob, Rumah Mbah Samroh Kini Sudah Aman Berkat Bantuan Ganjar
Ganjar kemudian melihat ada salah satu lansia yang sudah sepuh. Giginya ompong dan tinggal beberapa. Ganjar pun mencoba menghibur pengungsi dengan candaan khasnya.
“Lha niku maem karo ayam nggih tasih saget, Mbah? (itu makan sama ayam bisa, Mbah?),” kata Ganjar sambil menunjuk gigi simbah itu.
Pertanyaan Ganjar membuat para pengungsi tertawa. Apalagi, jawaban nenek itu membuat Ganjar dan pengungsi lain terpingkal.
“Nggeh saget, Pak, dicuil-cuil karo disurung banyu (bisa, Pak, ayamnya dipotong kecil-kecil dan didorong pakai air),” jawab simbah dengan polosnya.
Ganjar memang berusaha menghibur para pengungsi. Ia juga menghibur anak-anak dengan mengajak nyanyi bersama dan membagi-bagikan mainan.
“Seneng dapat mainan dari Pak Ganjar, bisa main rame-rame di sini,” kata Rio, salah satu anak yang mengungsi di tempat itu.
Baca juga: Butuh Regenerasi Relawan, Ganjar Minta PMI Jateng Optimalkan PMR
Selain pengungsian, Ganjar juga mengecek lokasi banjir di Desa Klepu, Kecamatan Butuh. Di desa itu, air masih menggenangi pemukiman warga, dengan ketinggian sekitar selutut orang dewasa.
Saat mengecek lokasi banjir itu, Ganjar menemukan bahwa genangan tak kunjung surut karena saluran air mampet. Ia pun langsung meminta Dinas PSDA Jateng dan perwakilan dari Kementerian PUPR untuk segera melakukan perbaikan.
“Ini mampet gotnya, coba koordinasikan dengan bina marga, disodet semuanya biar air mengalir lancar. Ini harus ditangani secepatnya pak,” perintah Ganjar pada Kepala Dinas PSDA, BBWS dan perwakilan PUPR.
Editor: Ahmad Muhlisin

