31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Kasus Covid-19 Tembus 780 Orang, Wali Kota Semarang Pastikan Tempat Isolasi Aman

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang mencatat ada 780 kasus Covid-19 hari ini, Kamis, (17/2/2022). Rinciannya, 537 warga Kota Semarang dan 127 warga luar kota.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, sampai saat ini sudah ada 18 pasien yang meninggal dunia, 12 warga Kota Semarang dan enam dari luar kota.

“Dari 12 warga Kota Semarang itu, teridentifikasi punya komorbid dan lansia meski sudah vaksin kesatu dan kedua,” jelasnya, di Kantor Balai Kota Semarang, Kamis (17/2/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Banyak Bermunculan Kasus Covid-19 di Sekolah, Ganjar Minta PTM Ikut Kebijakan Kabupaten/Kota

Meski kasus Covid-19 naik, dia memastikan jika ketersediaan bed di rumah sakit untuk pasien isolasi masih aman. Sampai saat ini, pihaknya menyiapkan 886 tempat tidur untuk pasein Covid-19 dan baru terpakai 42.

Dengan meroketnya kasus ini, status PPKM Kota Semarang juga naik menjadi level dua. Kenaikan status ini berdasar Intruksi Menteri Dalam Negeri 13 Februari 2022 kemarin.

“Salah satu indikator meningkatnya status PPKM yakni angka kematian akibat Covid-19,” katanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Ganjar Minta Vaksinasi Terus Digeber

Hendi juga akan segera membuka dua tempat isolasi terpusat yakni Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di Srondol dan Miracle Healing Center (MHC) Marina. Dengan penambahan dua tempat isolasi terpusat itu, kata dia, kapasitas bertambah menjadi 400 bed.

“Saat ini dari dua tempat isolasi terpusat tersebut, yang terpakai baru 11 persen,” ungkapnya.

Meski telah membuka dua tempat baru, lanjutnya, Pemkot Semarang masih memiliki empat tempat baru untuk isolasi terpusat. Saat ini empat tempat tersebut belum dibuka.

“Pembukaan akan dilakukan dengan menyesuaikan kasus Covid-19 ke depan,” tandas Hendi.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER