BETANEWS.ID, PATI – Bupati Pati Haryanto menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin (14/2/2022) hingga waktu yang belum ditentukan. Kebijakan ini tertuang dalam surat Edaran No: 440 / 426 tanggal 11 Februari 2022 tentang penghentian sementara pembelajaran tatap muka di seluruh sekolah. Langkah ini diambil setelah ada peningkatan kasus Covid-19 di lingkungan pendidikan yang menerpa guru dan siswa.
“Mulai senin kita tunda lagi, karena banyak temuan-temuan kasus, baik di tingkat madrasah, SMP, SD, SMA, SMK di kalangan guru maupun siswa,” ungkapnya, Jumat (11/2/2022).
Sejauh ini, lanjut Haryanto, terdapat 10 sekolah yang telah melaporkan adanya kasus Covid-19. Namun, ia tidak menjelaskan secara detail jumlah guru dan siswa yang terpapar, termasuk juga daftar sekolahnya.
Baca juga: Kasus Covid di Kudus Ngegas, PTM Dibatasi 50 Persen
“Ya memang dalam kurun waktu tiga minggu terakhir ini, peningkatan kasus Covid-19 cukup lumayan. Jadi sudah kita lakukan tes sampling di berbagai sekolah yang ada mulai SD, SMP, SMA,” jelasnya.
Haryanto mengatakan, kebanyakan siswa maupun guru yang terpapar Covid-19 ini sudah mengikuti vaksinasi dosis pertama. Bahkan, capaiannya sudah mencapai 85 persen. Meski begitu, vaksinasi tidak menjamin orang terhindar dari Covid-19 bila tidak menjalankan protokol kesehatan.
“Meskipun sudah vaksinasi, ya tetap harus protokol kesehatan. Jangan sampai menganggap bahwa dirinya sudah vaksin akhirnya malah lalai prokes,” tutup Haryanto.
Editor: Ahmad Muhlisin

