DKK Kudus Tunggu Intruksi Kemenkes Soal Ribuan Vaksin Astrazeneca yang Kedaluwarsa

BETANEWS.ID, KUDUS – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo mengatakan, sampai hari ini ribuan vaksin jenis Astrazeneca (AZ) yang kedaluwarsa di Kabupaten Kudus masih disimpan. Tempat penyimpanannya pun tersebar di beberapa faskes dengan suhu penyimpanan -8° hingga -10°C.

Sampai saat ini, ungkap Badai, DKK Kudus masih menunggu instruksi dari Kementerian Kesehatan RI terkait langkah yang perlu dilakukan kepada ribuan vaksin tersebut.

“Vaksin masih disimpan pada suhu yang sesuai, dibawah minus 8-10 derajat di tempat penyimpanan vaksin. Komunikasi dengan Kemenkes sudah kita lakukan. Ini sambil menunggu instruksi selanjutnya,” kata Badai saat ditemui di ruangannya, Selasa (9/11/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Bantah Vaksin Kedaluwarsa di Kudus Karena Telat Distribusi, Ini Penjelasan Ganjar

Sebab, dari informasi yang pihaknya terima, untuk vaksin yang belum rusak, tanggal kedaluwarsanya bisa diperbaharui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan. Karena menurutnya, expired (ED) vaksin bisa sampai 2 tahun. Namun saat di Indonesia, ED vaksin dipersingkat menjadi 6 bulan supaya bisa segera disuntikkan ke sasaran vaksinasi.

“Makanya saat ini kami menunggu petunjuk, apakah kita diminta menyerahkan vaksin ke tempat pengambilan di Semarang, atau apakah ada pihak BPOM melakukan pengecekan langsung,” ungkapnya.

Sambil menunggu kejelasan, pihak DKK Kudus juga tidak menerima perintah untuk menyerahkan sampel vaksin, untuk mengetahui vaksin tersebut rusak dan tidak bisa dipergunakan atau seperti apa.

Baca juga: Soal Ribuan Vaksin AZ yang Kedaluwarsa, Bupati Kudus Jelaskan Krononoginya

“Tidak, tidak ada sampel. ED-nya dianggap kedaluwarsa. Ini penetapan dari BPOM. Yang bisa menetapkan (tenggat kedaluwarsa) lagi BPOM. Itu kewenangan BPOM,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, ada sekitar 4 ribu dosis vaksin jenis Astrazeneca (AZ) di Kabupaten Kudus yang kedaluwarsa per tanggal 29 Oktober 2021. DKK Kudus diketahui menerima dropping vaksin AZ tersebut pada tanggal 12 Oktober 2021 sebanyak 50 ribu dosis vaksin. Selama waktu yang ada, vaksinasi terus digenjot. Hanya sampai batas kedaluwarsa, vaksin masih tersisa sekitar 4 ribu dosis.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER