31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Pemkab Kudus Akan Genjot Vaksinasi Pelajar

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo mengingatkan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang sudah dimulai Senin (30/8/2021), dilakukan dengan protokol kesehatan secara ketat. Hartopo mewanti-wanti agar jangan ada kenaikan kasus corona setelah ada PTM tersebut.

“Dengan PTM terbatas ini, SOP harus dijalankan dengan benar. Kalau tidak dijalankan saya takut angka kasus ini bisa naik lagi. Pertama harus ada satgas, harus ada tempat skrining dan observasi, serta sarana lain penunjang prokes,” ucapnya.

Baca juga : Hari Pertama PTM, Bupati Kudus Minta Sekolah Benar-benar Terapkan Prokes

-Advertisement-

Ia juga mengatakan, akan selalu mengevaluasi hasil dari PTM dan tak menutup kemungkinan akan menghentikan kembali kegiatan PTM, jika terdapat lonjakan kasus covid yang signifikan di lingkungan sekolah.

“Oleh karena itu, bapak dan ibu guru juga harus memberikan edukasi terkait dengan penyebaran virus corona. Beri pemahaman pada anak didik kita, supaya jangan sampai terjadi kasus baru yang nantinya dapat menghambat PTM,” pesanya.

Hartopo menyebutkan, akan menggenjot vaksinasi tingkat remaja di tengah PTM yang mulai dijalankan. Pihaknya juga mengusahakan untuk menyasar vaksinasi bagi anak-anak.

“Kegiatan vaksinasi diberikan pada usia remaja 12-18 tahun tingkat SMP dan SMA sederajat. Pada intinya, vaksinasi akan kita genjot untuk anak sekolah. Selain itu, harapan kami, vaksin juga kita sasar pada anak usia 12 tahun ke bawah, yaitu tingkat TK maupun SD,” terangnya.

Hartopo juga memberikan edukasi terhadap siswa-siswi mengenai fungsi vaksinasi covid, cara penyebaran covid serta antisipasi penyebaran covid.

Baca juga : 2.539 Sekolah di Jateng Laksanakan PTM, Ganjar: ‘Prinsip 5 Siap Harus Diterapkan’

“Untuk diketahui, vaksinasi bukan berarti kita bisa kebal dari covid, hanya memperkecil risiko jika terkena covid. Penyebaran covid adalah melalui droplet saat terjadinya interaksi. Maka dari itu, selalu gunakan masker ketika beraktivitas. Covid bukanlah benda hidup, tapi bisa hidup ketika bertemu inangnya. Oleh karena itu selalu terapkan 5M di dalam keseharian kita,” pungkasnya.

Menurut data, Pemkab Kudus saat ini telah mempersiapkan vaksin jenis Sinovac sejumlah 1.195 dosis yang diperuntukkan bagi sekolah, meliputi SMP 1 Kudus sebanyak 266 dosis, SMP 1 Jati sebanyak 282 dosis, SMP 2 Jati sebanyak 260 dosis dan SMA 1 Kudus ssbanyak 387 dosis.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER