BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus beberapa bulan terakhir sedang menggalakkan vaksinasi. Antusiasme masyarakat umum untuk ikut vaksinasi pun terbilang tinggi. Namun, sayangnya stok vaksin di Kudus saat ini sudah sangat menipis.
Kasi Surveilen Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Aniq Fuad mengatakan, hingga saat ini Pemkab Kabupaten Kudus sudah mendapatakan 188.684 dosis vaksin Covid – 19. Dari jumlah tersebut, sampai (29/6/2021) sudah disuntikkan untuk dosis satu sebanyak 102.476, serta 34.528 untuk penyuntikan dosis ke dua.
Baca juga : 102.476 Warga Kudus Sudah Divaksin Covid-19
“Berarti total vaksin Covid – 19 yang sudah disuntikkan sebanyak 137.004 dosis. Jadi yang tersisa sekarang di fasilitas kesehatan (faskes) hanya ada 51.676 dosis Vaksin Covid – 19,” ujar pria yang akrab disapa Aniq kepada Betanews.id, Rabu (30/6/2021).
Aniq mengungkapkan, sisa dosis vaksin Covid – 19 yang ada tersebut dipersiapkan untuk vaksinasi dosis kedua yang jatuh tempo pada tanggal 1 Juli hingga 5 Juli 2021. Artinya kurang dari sepekan, dosis yang tersisa itu akan habis.
“Jadi stok vaksin Covid – 19 di Kudus ini sudah sangat menipis. Kalau dalam waktu sepekan ke depan belum ada tambahan dosis, ya vaksin habis,” bebernya.
Aniq mengatakan, agar tak kehabisan, pihaknya pun mengirim surat kembali ke Bio Farma agar segera mengirim vaksin ke Kudus. Mumpung, saat ini kesadaran warga sudah mulai bangkit, tentang pentingnya vaksin dalam menangkal virus corona.
“Kami sebenarnya sudah mengajukan tambahan 70 ribu dosis vaksin Covid – 19. Namun, hingga saat ini belum datang,” ungkapnya.
Baca juga : Kepala DKK Sebut Vaksinasi di Kudus Setiap Harinya Capai Sekitar 5 Ribu Sasaran
Dia menuturkan, vaksinasi di Kudus ditargetkan selesai pada akhir Bulan Agustus 2021. Dengan catatan distribusi vaksin dari Pemerintah Pusat tidak tersendat. Jika tersendat, target pun akan disesuaikan.
“Untuk distribusi vaksin kan memang kewenangan pemerintah pusat, kita hanya mengajukan. Semoga saja vaksin untuk Kudus segera didistribusi, agar target vaksinasi selesai tepat waktu,” harapnya.
Editor : Kholistiono

