Angka Kesembuhan Covid-19 di Kudus Naik 4,7 Persen

BETANEWS.ID, KUDUS – Memasuki Maret 2021, kasus covid 19 di Kabupaten Kudus mengalami tren menurun. Dalam sebulan ini saja, angka kasus aktif mengalami penurunan 4,77 persen, dengan kesembuhan naik 4,7 persen dan  kematian turun 0,06 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Andini Aridewi menjelaskan, setiap pekan pihaknya selalu ada evaluasi terkait perkembangan kasus Covid-19. Dengan hal itu, pihaknya bisa lakukan tracing hingga testing untuk mengetahui kondisi Kudus terkini.

Tracing peningkatan kasus Covid-19 harus berdasarkan temuan kasus baru. Tidak serta merta melakukan tracing, paling tidak ditemukan 1:10 untuk kontak eratnya. Jadi seluruh kontak eratnya wajib kami lakukan tracing,” kata Andini, Senin (8/3/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Sebulan Terakhir Kasus Aktif Covid-19 di Kudus Turun Hingga 5,1 Persen, Kini Menuju Zona Hijau

Menurutnya, setiap ditemukan kasus baru Covid-19 di Kudus, lanjut Andini, ia bersama timnya akan melakukan tracing yang diikuti testing sesuai dengan juknis yang ada.

“Jadi dengan itu bisa kita lakukan tes PCR. Untuk yang kontak erat dengan kasus baru itu, akan kita tes PCR, dengan itu juga bisa meningkatkan angka tracing kasus di Kudus,” papar Andini.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menyebut, Kudus secara keseluruhan mengalami penurunan kasus positif Covid-19. Meskipun dalam tiga hari terakhir ada kenaikan kasus, tapi pihaknya mengklaim kenaikan tersebut tidak banyak.

“Fluktuasi, naik turun kasusnya. Secara keseluruhan, angka kematian kasus Covid-19 di Kudus menurun. Paling satu atau dua, bahkan kadang kosong,” papar Hartopo.

Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Hartopo Minta Ketua RT Aktif Pantau Warganya

Diketahui, hari ini Hartopo beserta jajarannya melakukan rapat koordinasi bersama Gubernur Jateng terkait percepatan penanganan Covid-19 di seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah. Dalam rapat tersebut, Hartopo mengungkapkan bahwa Jateng mangalami penurunan kasus aktif Covid-19 yang cukup banyak. Termasuk angka kematian yang menurun dan kasus kesembuhan banyak yang meningkat.

Ia juga mengungkapkan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta untuk rumah sakit yang sudah menutup ruang isolasi Covid-19 untuk dibuka kembali.

“Di Jateng ada tempat isolasi yang ditutup, sekitar empat sepertinya. Nah itu tadi diimbau untuk tidak ditutup dulu, jaga-jaga dulu,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER