BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi barat Jalan KHR Asnawi Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus tampak sebuah warung. Di dalam warung terlihat seorang pria muda sedang sibuk menyiapkan menu yang dipesan para pelanggan. Setelah menunya sudah siap, kemudian rekannya pun mengantar ke para pembeli yang duduk menunggu. Warung tersebut yakni Soto Ayam Semarang Pak Harto.
Salah satu karyawan, Umar Muchtar (21) menuturkan, Warung soto ayam Semarang Pak Harto tersebut merupakan cabang dari Semarang. Menurutnya warung yang di Kudus tersebut dikelola oleh anak pertama Pak Harto. Tujuannya agar anaknya tersebut belajar mengelola usaha warung, biar kelak bisa mandiri dan meneruskan usaha tersebut.

“Anak-anaknya Pak Harto memang diberi kepercayaan untuk mengelola cabang-cabang warung soto Semarang Pak Harto. Ya agar nantinya anak-anak Pak Harto bisa mandiri dan mengelola warung soto sendiri. Sekalian belajar berwirausaha di bidang kuliner. Sebab mereka lah yang nanti melanjutkan usaha Pak Harto,” ujar pria yang akrab disapa Umar kepada Betanews.id, Rabu (30/12/2020).
Baca juga: Enak dan Diklaim Rendah Kolesterol, Soto Ayam Semarang Pak Harto Jadi Buruan Pelanggan
Pria yang berasal dari Karanganyar, Demak itu menambahkan, warung soto ayam Semarang Pak Harto sudah punya banyak cabang. Di Semarang ada tiga cabang yang dikelola oleh Pak Harto sendiri. Di Demak ada satu warung dikelola oleh anak nomor dua. Sedangkan di Kudus ada dua warung yang semuanya dikelola oleh anak pertama Pak Harto.
“Di Kudus ini ada dua cabang, yang satu di sini tepi Jalan KHR Asnawi Desa Bakalankrapyak. Serta yang satunya lagi berada di Desa Panjang,” ungkap pria lajang tersebut.
Sejak dibuka tiga tahun lalu, soto ayam Semarang Pak Harto sudah punya banyak pelanggan. Apalagi, soto ayamnya dibanderol dengan harga sangat terjangkau, yakni Rp 8 ribu per porsi. Sehari warung yang dijaganya itu mampu menjual 50 sampai 100 porsi. Menurutnya, puncak ramai pembeli itu saat Jumat, Sabtu, serta Minggu.
“Kalau pelanggan itu semua kalangan. Ada pekerja pabrik, orang lewat dan yang paling banyak itu para orang tua santri yang sedang membesuk anaknya di pondok pesantren,” bebernya.
Baca juga: Unik, Soto Kudus dalam Batok Kelapa Ini Nikmatnya Bikin Lidah Bergoyang
Satu di antara pelanggan yakni Erik mengaku cukup sering beli soto ayam Semarang Pak Harto. Menurutnya, rasa sotonya enak banget. Harganya juga sangat terjangkau. Bahkan tanpa malu ia mengaku sering nambah kalau beli soto ayam Semarang Pak Harto.
“Saya sering beli soto ayam Semarang Pak Harto. Rasanya enak dan harganya sangat terjangkau. Saya sering nambah kalau makan di sini,” kelakarnya mengakhiri.
Editor: Ahmad Muhlisin

