Sosok Terduga Teroris Asal Bae Kudus Dikenal Ramah

BETANEWS.ID, KUDUS – Detasemen Khusus (Densus) 88 telah melakukan penangkapan terhadap dua orang terduga teroris di rumah kontrakan di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Rabu (30/9/2020). Dua orang tersebut yakni inisial MF dan RK. MF diketahui beralamat di Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Betanews.id mencoba menelusuri alamat rumah MF, yang ternyata terletak di Dukuh Krajan, Desa Bae RT 04 RW 01, Kecamatan Bae, Kudus. Rumahnya berlantai dua dengan cat tembok warna biru. Beberapa tetangga terduga teroris tersebut menyebut, MF memiliki pribadi yang baik dan ramah.

Ketua RW 1 Desa Bae Bambang Gusti Warso (55) menuturkan, MF tinggal bersama keluarga besarnya di rumah lantai dua tersebut. Dia tinggal bersama istri dan anaknya. Selain itu, rumah tersebut juga dihuni kakek, nenek, kedua orang tuanya dan 12 adiknya. “Itu bukan rumah MF tapi rumah kakeknya,” tuturnya, Kamis (1/10/2020).

-Advertisement-

Menurut Bambang, MF yakni anak sulung dari 13 bersaudara. Orang tua MF memiliki usaha toko bangunan. Biasanya, MF bekerja membantu orang tuanya berjualan.

“Beberapa kali saya membeli material dari sana. Terakhir beli material, puasa kemarin. Saat itu MF melayani,” jelasnya.

Baca juga : Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Bae Kudus

Mengenai sosok MF, Bambang memberitahu, bahwa MF sosok yang berkepribadian baik dan ramah dengan tetangga. Dia lahir dan besar di daerah tersebut. Orangnya pun tidak tertutup.

“Dia orangnya supel. Kalau aktivitasnya sehari-hari saya kurang tahu. Soalnya bukan tetangga dekat. Penampilannya juga seperti warga umumnya. Cuman sedikit brewokan,” tambahnya.

Sementara itu tetangga MF lainnya, Supri (50) menuturkan, MF katanya sosok yang baik dan suka menyapa tetangga. MF juga dianggap pintar bersosial di masyarakat. Beberapa kali dirinya berjumpa dengan MF saat berjemaah dan kegiatan masjid di dekat rumahnya.

“Dia itu sama keluarganya agamanya bagus. Itu kanan kiri masih saudara semua,” tuturnya.

Saat ditanya kegiatan MF berjualan es tebu di Pamotan, Rembang, Supri mengaku tidak mengetahuinya. Walaupun rumahnya berjarak satu rumah dengan MF, dia tidak mengetahui secara pasti aktivitas ayah dua anak tersebut. “Dia itu kerjanya di luar, merantau. Anak dan istrinya di tinggal disini,” tuturnya.

Ketika disinggung penangkapan MF di Rembang terkait kasus dugaan terorisme, Supri tidak kaget dan biasa saja.

“Ini bukan pertama kali di sini. Dulu di utara sana, Abu Talud, juga ditangkap karena terorisme. Kalau ada kaitannya MF dengan Abu Talud saya kurang tahu,” tambahnya.

Diketahui, rumah MF yang berada di Desa Bae, Kecamatan Bae, Kudus digeledah oleh Densus 88. Penggeledahan dilakukan Rabu (30/9/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Dari penggeledahan tersebut, terdapat buku, laptop dan handphone yang sudah rusak dibawa petugas.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER