BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah orang terlihat di Aula Kelurahan Wergu Kulon, Kecamatan Kota, Kudus. Sebagian ada yang mengangkat meja dan kursi serta menyiapkan papan tulis. Perempuan yang mengarahkan mereka adalah Herdjini, Lurah Wergu Kulon. Setelah selesai menyiapkan tempat untuk program Daring Class, dia berbagi cerita kepada betanews.id.
Program Pemerintah Kelurahan Wergu Kulon yang menggandeng karang taruna itu, akan ditambahkan pendidikan kebangsaan. Menurutnya, saat ini banyak generasi muda yang kurang memiliki jiwa nasionalis. Maka dari itu, dia ingin membangkitkan jiwa nasionalis pada generasi muda.
“Khususnya kami mulai dari Kelurahan Wergu Kulon. Dalam pendampingan, selain menemani belajar akademik, akan disisipkan pengetahuan kebangsaan. Konsepnya bisa melalui video atau permainan nantinya,” katanya, Sabtu (1/8/2020).
Baca juga : Orang Tua Banyak Mengeluh Sekolah Online, Kelurahan Wergu Kulon Buka Sekolah Daring
Lurah Wergu Kulon itu juga mengungkapkan, saat masa pandemi pendapatan menurun, dan harus sekolah daring. Sedangkan tidak semua orang tua melek teknologi. Jadi kemungkinan masih banyak orng tua yang kesulitan mendampingi anaknya belajar.
“Jadi kan kasian juga, sudah penghasilan menurun, masih membeli kuota dan lain-lain. Sedangkan jika hanya memfasilitasi internet kami khawatir disalah gunakan, dibuat ngegame. Jadi kami sekalian membuat pendampingan,” jelasnya.
Herdjini juga menambahkan, misal banyaknya peminat Daring Class membuat akses internet kurang mendukung. Dirinya akan memasang WiFi baru khusus program tersebut.
“Kalau internet kurang mendukung ya nanti saya pasang WiFi baru. Biar anak-anak bisa belajar dengan maksimal. Kami akan berusaha semaksimal mungkin membangun generasi bangsa,” tambahnya.
Editor : Kholistiono

