BETANEWS.ID, KUDUS – Tiga polisi di dalam mobil bertuliskan SIM Keliling tampak sedang beraktivitas, Rabu (8/7/2020). Layanan SIM keliling yang seharusnya dijadwalkan di Desa Undaan Kidul, Kecamatan Undaan, Kudus itu beralih ke Polsek Kota Kudus karena di Undaan ada acara sedekah bumi. Aipda Nurkhan Alim (42), Operator SIM keliling yang sedang bertugas, mengaku jika pemohon perpanjang SIM hari itu sedang sepi.
Menurutnya, hal itu dikarenakan ada perubahan lokasi. Sehingga banyak warga yang menunda untuk memperpanjang SIM. Pada hari-hari biasa, menurutnya pemohon cukup ramai. Tetapi pihaknya membatasi maksimal 45 orang per hari.

Baca juga : Pemohon SIM Meningkat, Satlantas Polres Kudus Perketat Protokol Kesehatan
“Pembatasan itu agar menghindari kerumunan orang. Selain itu juga kadang jaringan kami bermasalah. Jadi lebih baik kami batasi saja. Hari ini sepi, ini baru ada tujuh orang, karena pindah lokasi mungkin,” terangnya kepada betanews.id.
Pria yang akrab disapa Nurkhan itu juga menambahkan, SIM keliling di mulai pukul 08.30 hingga pukul 12.00 WIB. Sedangkan jadwal SIM keliling pada hari Kamis (9/7/2020) di Kecamatan Dawe, Jumat (10/7/2020) di Kecamatan Kaliwungu.
“Sabtu (11/7/2020) di Pujasera Sempalan Jati dan Senin (13/7/2020) di Kecamatan Mejobo. Sementara itu yang kami jadwalkan,” bebernya.
Ia juga menyebutkan, Biaya Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) memperpanjang SIM A yaitu Rp 80 ribu dan SIM C Rp 75 ribu. Ditambah tes kesehatan Rp 40 ribu dan tes psikologi Rp 50 ribu.
Baca juga : Perpanjang SIM Wajib Tes Psikologi, Kuncoro Berharap Satlantas Kudus Aktif Sosialisasi
Sementara itu, Zubaidah (43), satu di antara sejumlah pemohon di sana. Mengaku sebelumnya sudah ke Kecamatan Undaan. Karena di sana sedang ada acara sedekah bumi, dirinya mencari tahu informasi perpindahan SIM keliling.
“Tadi sudah ke Kecamatan Undaan, malah di pindah ke sini. Alhamdulillah ini sepi, jadi lancar saya perpanjang SIM C, tidak perlu antre,” kata warga Desa Jepang Pakis, RT 02 RW 02, Jati, Kudus itu.
Editor : Kholistiono

