Angin Kencang Terjang Kandangmas Kudus, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

BETANEWS.ID, KUDUS – Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jumat (30/10/2026) petang. Terjangan angin tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari genteng berjatuhan hingga bangunan rumah tertimpa pohon tumbang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.40 WIB itu berdampak pada beberapa wilayah di Desa Kandangmas. Berdasarkan hasil pendataan sementara, kerusakan tersebar di sejumlah RT dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Di Dukuh Sintru, RT 05 RW 07, tercatat sekitar 20 genteng rumah warga terlepas akibat kuatnya hembusan angin. Kerusakan serupa terjadi di RT 04 RW 07 sebanyak 13 genteng, RT 06 RW 07 sebanyak 11 genteng, serta RT 03 RW 06 dengan perkiraan 10 genteng rusak.

-Advertisement-

Dampak angin kencang juga dirasakan di lingkungan pendidikan. Sebagian genteng bangunan SDN 3 Kandangmas dilaporkan terlepas akibat diterjang angin.

Kerusakan lebih parah terjadi di RT 01 RW 09. Pohon tumbang menimpa rumah milik Ramidi dan Saripah hingga menyebabkan bagian tembok belakang bangunan roboh. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Selain itu, pohon tumbang juga mengenai sebagian bangunan rumah milik Rohmad yang berada di RT 03 RW 09. Meski sejumlah bangunan mengalami kerusakan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kapolsek Dawe AKP Jajang Wiwoko mengatakan, petugas langsung diterjunkan setelah menerima laporan adanya bencana angin puting beliung di Desa Kandangmas.

“Personel kami bersama Regu Siaga Bencana Kecamatan Dawe, Koramil, relawan, Destana, dan masyarakat langsung bergerak membantu warga terdampak. Kami juga melakukan pendataan kerusakan serta penanganan pohon tumbang,” kata AKP Jajang, Sabtu (31/10/2026).

Untuk memudahkan koordinasi dan mempercepat penanganan, posko bencana didirikan di Kantor Balai Desa Kandangmas. Posko tersebut digunakan sebagai pusat koordinasi bantuan sekaligus pendataan warga terdampak.

Penanganan bencana berlanjut pada Sabtu pagi (31/10/2026). AKP Jajang Wiwoko turun langsung memimpin kerja bakti bersama anggota kepolisian dan masyarakat untuk membersihkan lokasi terdampak.

“Petugas bersama warga mengevakuasi material pohon tumbang yang menimpa rumah. Pembersihan dilakukan agar lingkungan kembali aman serta aktivitas masyarakat dapat berjalan normal,” bebernya.

Di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah, AKP Jajang meminta masyarakat tidak mengabaikan ancaman angin kencang dan hujan deras. Warga diimbau lebih berhati-hati, terutama ketika terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Jika terjadi kondisi yang membahayakan atau membutuhkan bantuan, segera sampaikan kepada petugas agar bisa cepat kami tindak lanjuti,” imbaunya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER