UMKU Kudus Wisuda 697 Mahasiswa, Rektor Titip Pesan soal Karier dan Pengabdian

BETANEWS.ID, KUDUS – Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) mewisuda 697 mahasiswa dari jenjang diploma, sarjana, dan profesi dalam Wisuda ke-32 dan Sumpah Profesi, Kamis (29/10/2026). Para lulusan diharapkan tidak hanya mengandalkan gelar akademik, tetapi juga mampu mengamalkan ilmu, mengembangkan karier, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Prosesi wisuda yang berlangsung di Crystal Building UMKU tersebut dihadiri Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, perwakilan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, pimpinan organisasi Muhammadiyah di Kabupaten Kudus, serta sejumlah organisasi profesi. Orang tua dan wali wisudawan juga turut menyaksikan momen kelulusan tersebut.

Rektor UMKU, Dr. Edy Soesanto, menyampaikan bahwa kelulusan merupakan hasil ketekunan mahasiswa selama menempuh pendidikan sekaligus buah doa dan pengorbanan keluarga yang menyertai perjalanan mereka.

-Advertisement-

“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Hari ini merupakan buah ketekunan Saudara dalam menempuh pendidikan, sekaligus hasil doa dan pengorbanan keluarga yang menyertai setiap tahap perjalanan itu,” ungkap Edy.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari gelar yang diperoleh. Lulusan juga perlu menunjukkan kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan, mengambil keputusan secara bertanggung jawab, dan menghadirkan solusi atas persoalan di tengah masyarakat.

Karena itu, Edy berharap para lulusan UMKU mampu menjadi pribadi profesional dengan kompetensi unggul serta akhlak yang baik. Mereka juga diharapkan mengamalkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap lulusan UMKU, selain dibekali spiritualitas, juga dibekali tentang karier. Di UMKU juga ada mata kuliah entrepreneurship, di mana setiap lulusan UMKU tidak hanya profesional di bidang keilmuannya, tapi juga bisa di hal lain,” terangnya.

Edy menambahkan, wisuda bukan sekadar penanda berakhirnya kewajiban akademik. Setelah lulus, para mahasiswa menghadapi tanggung jawab baru untuk menggunakan ilmu yang diperoleh secara tepat dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Ia juga mengingatkan para lulusan untuk menjaga semangat Go Better, yang menjadi slogan UMKU. Semangat tersebut mencakup penguatan spiritualitas, kemampuan akademik, dan pengembangan karier yang berjalan beriringan.

“Semoga dari UMKU lahir lulusan yang mampu menghasilkan karya dan memberikan sumbangsih bagi masyarakat, bangsa, serta kemanusiaan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Dikti Litbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Sutrisno, mengapresiasi sinergi sivitas akademika UMKU, Pemerintah Kabupaten Kudus, dan orang tua mahasiswa dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Ia juga berpesan agar para lulusan segera menentukan langkah setelah menyelesaikan studi.

“Semoga para wisudawan dapat melanjutkan pendidikan, mengembangkan usaha, atau memasuki dunia kerja sesuai minat dan kemampuan masing-masing. Setiap pilihan harus dijalani dengan sungguh-sungguh serta semangat untuk terus berkembang menjadi lebih baik,” pesannya.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan UMKU. Menurutnya, kampus tersebut menunjukkan kemajuan, baik dari sisi prestasi maupun perkembangan institusi.

“Selamat kepada wisudawan-wisudawati dan profesi yang telah percaya pada UMKU selama ini. Saudara semua merupakan talenta muda, sarjana baru yang nantinya akan mengisi seluruh perjuangan-perjuangan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Sam’ani.

Dalam kesempatan tersebut, Sam’ani turut menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Desain Produk Berkelanjutan, Sinergi Ekologi Arsitektur dan Analisis Siklus Hidup Industri”. Materi tersebut berkaitan dengan bidang keilmuan desain produk dan manufaktur.

Di hadapan para wisudawan, Sam’ani mengajak mereka untuk turut menjaga kelestarian lingkungan dan menggunakan produk yang ramah lingkungan. Menurutnya, lingkungan dan produk industri merupakan dua hal yang saling berkaitan serta memiliki dampak besar terhadap kehidupan masyarakat.

Sebanyak 697 mahasiswa yang diwisuda berasal dari 19 program studi. Program studi tersebut mencakup bidang kesehatan, teknologi, ekonomi, hukum, dan pendidikan, termasuk Pendidikan Profesi Ners serta Pendidikan Profesi Bidan.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER