Dua Sumur Bor TNI Manunggal Air Resmi Beroperasi, Layani 1.110 Jiwa di Berugenjang

BETANEWS.ID, KUDUS – Dua titik sumur bor bantuan program TNI AD Manunggal Air Tahap II 2026 resmi dimanfaatkan warga Desa Berugenjang, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Bantuan tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat dalam menghadapi musim kemarau panjang dan keterbatasan air bersih di wilayah tersebut.

Peresmian sumur bor tersebut digelar secara serentak di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kudus, pada Rabu (13/8/2026). Di Berugenjang, Kecamatan Undaan, peresmian dihadiri Danramil 03/Undaan, Letda Cpl Teguh Raharjo, Camat Undaan, Kapolsek Undaan, kepala desa se-Kecamatan Undaan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat Desa Berugenjang, anggota Koramil 03/Undaan, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga.

Untuk diketahui, pembangunan program TNI AD Manunggal Air Tahap II di Kabupaten Kudus menyasar empat titik lokasi. Dua titik berada di Desa Berugenjang, Kecamatan Undaan, kemudian masing-masing satu titik di Desa Panjang, Kecamatan Bae, dan Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog.

-Advertisement-

Mendapatkan dua titik bantuan sumur bor dalam program tersebut, Kepala Desa Berugenjang, Kiswo, mengaku senang. Sebab, kebermanfaatan program yang dijalankan TNI AD bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menjelaskan, pembangunan sumur bor tersebut telah dilakukan sekitar satu bulan terakhir. Kini, fasilitas tersebut sudah bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Baca juga : Sambut HUT RI ke-81, Denda Tunggakan PBB Kudus Dibebaskan hingga Akhir Bulan Ini

“Kami berharap sumber air ini bisa digunakan masyarakat untuk memasak, mencuci, mandi, dan syukur-syukur airnya bisa direbus untuk kebutuhan minum,” ujarnya.

Kiswo menilai keberadaan sumur bor sangat membantu warga, terutama di tengah kondisi kemarau yang membuat ketersediaan air semakin terbatas.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat dirawat dan dimanfaatkan bersama sehingga bisa memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat Desa Berugenjang.

Danramil 03/Undaan, Letda Cpl Teguh Raharjo, mengatakan pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari program TNI AD Manunggal Air untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Pemanfaatannya untuk warga yang dihadapkan dengan musim kemarau panjang saat ini. Desa Berugenjang mendapatkan bantuan dua titik sumur bor,” ujarnya.

Dua sumur bor tersebut, kata dia, berada di dua lokasi. Titik pertama berada di RT 1/RW 1 yang mencakup sekitar 109 kepala keluarga (KK) atau 550 jiwa. Sedangkan titik kedua berada di RT 3/RW 2 dengan sekitar 110 KK atau 560 jiwa.

Dengan demikian, total sekitar 219 KK atau 1.110 jiwa berpotensi mendapatkan manfaat dari dua fasilitas air tersebut.

Teguh menjelaskan, pada tahap kedua program TNI AD Manunggal Air, Kabupaten Kudus mendapatkan empat titik sumur bor. Selain dua titik di Desa Berugenjang, bantuan masing-masing satu titik berada di Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog, dan Desa Panjang, Kecamatan Bae.

“Ini tahap kedua. Rencananya program ini tetap berlanjut, sehingga kemungkinan tahap ketiga nanti juga ada,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Bantuan ini diperuntukkan bagi warga yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau panjang. Semoga sumur bor ini dapat bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga dan konsumsi sehari-hari,” katanya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER