BETANEWS.ID, PATI – Lautan manusia memadati Alun-alun Pati, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026) malam. Ribuan warga rela berdesak-desakan untuk menyaksikan kemeriahan Festival Adhi Loka yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703.
Beragam potensi daerah ditampilkan dalam festival tersebut. Satu per satu kontingen dari kecamatan di Kabupaten Pati memamerkan produk unggulan, potensi wisata, hingga cerita rakyat yang dikemas dalam pertunjukan seni.
Puluhan penari dari masing-masing kecamatan turut tampil di tengah Alun-alun Pati. Mengenakan beragam kostum dan membawakan tarian khas, mereka berhasil menghidupkan suasana sekaligus menghibur ribuan warga yang memadati lokasi.
Sejumlah potensi unggulan daerah pun menjadi bagian dari pertunjukan. Kecamatan Gunungwungkal, misalnya, mengangkat Desa Wisata Pancasila Jrahi. Kecamatan Sukolilo menampilkan warisan budaya takbenda Meron, sedangkan Kecamatan Jaken memamerkan potensi pertanian berupa bawang merah.
Sementara itu, Kecamatan Kayen mengangkat cerita Kebo Kandoh dalam pertunjukannya.
Sebelum tampil di tengah Alun-alun Pati, seluruh kontingen terlebih dahulu mengikuti karnaval budaya. Mereka berjalan dari Rumah Dinas Plt Bupati Pati menuju Alun-alun Pati.
Festival Adhi Loka menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 yang mengusung tema “Sumunar Terang Mbangun Kamajengan”. Sebelumnya, Pemkab Pati juga menggelar bazar UMKM melalui Pekan Kreasi Pati 2026.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan Festival Adhi Loka diharapkan menjadi bagian dari sejarah perjalanan Kabupaten Pati sekaligus mendorong daerah semakin maju dan makmur.
”Semoga di acara Hari Jadi Pati yang ke-703 tahun ini, kita sama-sama menjadi sejarah Kabupaten Pati untuk Kabupaten Pati yang nanti lebih maju lagi dan lebih makmur lagi,” ujar Risma dalam pidato sambutannya.
Menurutnya, para penampil dalam festival tersebut merupakan siswa-siswi asli Kabupaten Pati. Mereka sebelumnya mendapat pelatihan dari para seniman lokal untuk mempersiapkan penampilan di Festival Adhi Loka.
”Ini adalah kami menampilkan anak-anak Kabupaten Pati dengan segala macam prestasinya, dalam segala macam talentanya, untuk menampilkan di acara Adhi Loka Pati 2026,” lanjutnya.
Risma berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus menggeliatkan kembali kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Pati.
Ia bahkan memastikan Festival Adhi Loka akan kembali digelar pada tahun depan. Menurutnya, festival tersebut juga menjadi bentuk kado bagi masyarakat dalam momentum Hari Jadi Pati.
”Jadi, acara ini akan tahun depan juga akan kami laksanakan. Semoga tahun depan juga akan lebih meriah lagi. Tentunya dengan penampilan-penampilan anak-anak se-Kabupaten Pati, dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati,” tandasnya.
Kemeriahan Festival Adhi Loka mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ribuan warga datang bersama keluarga untuk menikmati pertunjukan yang berlangsung hingga malam hari.
Salah satunya Majid, warga Kecamatan Wedarijaksa. Ia sengaja mengajak istri dan anaknya untuk menyaksikan festival sekaligus menikmati suasana malam akhir pekan.
”Sekalian malam mingguan dan lihat penampilan Kecamatan Wedarijaksa. Mumpung ada hiburan gratis,” tandasnya.
Editor : Kholistiono

