11 Santri MA NU TBS Kudus Raih Kesempatan Kuliah di Berbagai Negara

BETANEWS.ID, KUDUS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri MA NU Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus. Sebanyak 11 santri berhasil memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi ke sejumlah perguruan tinggi di luar negeri melalui jalur seleksi maupun beasiswa.

Santri yang berhasil lolos tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Alfian Rifqi Maulana asal Kudus diterima di Universitas Al Ahgaff, Yaman. Fachri Akbar Ibrahim asal Juwana, Pati, diterima di Gannan Normal University, China. Sementara itu, Ubaidurrohman asal Ajung, Jember, Jawa Timur, berhasil memperoleh beasiswa PBNU untuk menempuh pendidikan di Ta’limul Atiq.

Kemudian, M Faiz Abdillah asal Kota Pekalongan berhasil diterima di dua perguruan tinggi sekaligus, yakni Ta’limul Aly Maroko melalui beasiswa Kementerian Agama serta Université de Sousse, Tunisia.

-Advertisement-

Selain itu, tujuh santri lainnya akan melanjutkan studi di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Mereka adalah Afiq Madany Kaitsar (Jepara), M Fadhlan Hikam Wihdani (Brebes), M Rasya Prayogo (Piji, Dawe, Kudus), M Refa Maulana (Pudakpayung, Semarang), Fabian Raffy Wijaya (Babadan, Ponorogo), Ian Syauqi Al-Haq, serta M Zulfa Thoriqul Huda (Kuripan, Purwodadi, Grobogan).

Keberangkatan para santri tersebut ditandai dengan prosesi pelepasan yang digelar MA NU TBS Kudus pada Sabtu (1/8/2026) pagi. Acara berlangsung bersamaan dengan apel santri dan dihadiri para masyayikh, kepala madrasah, jajaran pimpinan, serta seluruh guru.

Baca juga : Koleksi “Akar Langit” Karya Murid SMK NU Banat Kudus Curi Perhatian di Indonesia Fashion Week 2026

Kepala MA NU TBS Kudus, K Syafi’i, berpesan agar para santri senantiasa menjaga akhlak dan kerendahan hati selama menuntut ilmu di luar negeri. Menurutnya, mereka harus tetap menjaga nama baik almamater TBS dan selalu bersikap baik.

“Tetap jaga sikap tawadlu, dan jangan lupa pada almamater,” pesannya.

Ia juga mendoakan agar seluruh santri diberikan kemudahan dalam menempuh pendidikan serta memperoleh ilmu yang bermanfaat.

“Semoga ilmu yang didapat nanti membawa manfaat dan berkah,” ujarnya.

Sementara itu, Guru MA NU TBS Kudus, Irsyad Roxiyul Azmi, menjelaskan bahwa tidak seluruh santri yang akan berangkat ke luar negeri dapat mengikuti prosesi pelepasan. Sebagian telah memiliki agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. Selain itu, beberapa santri berasal dari daerah yang cukup jauh, seperti Jember, sehingga tidak memungkinkan hadir dalam kegiatan tersebut.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER