Proyek Penanganan Longsor Jalan Kudus–Colo Dikebut, Kini Tahap Pemasangan Saluran dan Talud Penahan

BETANEWS.ID, KUDUS – Proyek penanganan longsor di ruas Jalan Kudus–Colo, tepatnya di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, terus dikebut. Saat ini, pekerjaan memasuki tahap pembangunan saluran drainase serta pemasangan talud penahan tanah (retaining wall) untuk memperkuat badan jalan yang terdampak longsor.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Jepara–Kudus pada Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Pati, Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya (DPUBMCK) Provinsi Jawa Tengah, Parjo, mengatakan pekerjaan konstruksi masih berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

“Saat ini pekerjaan masih fokus pada pembuatan saluran dan retaining wall atau talud penahan tanah,” bebernya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (1/8/2026).

-Advertisement-

Pihaknya optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai target pelaksanaan yang telah ditetapkan. Ia menyampaikan, target pekerjaan selesai pada 25 Desember 2026.

“Sangat optimistis bisa selesai sesuai target. Kita upayakan pekerjaan tetap on progress. Kalau untuk progres saya lihat dulu,” jelasnya.

Berdasarkan data, penanganan longsor di ruas Jalan Kudus–Colo memiliki nilai kontrak sebesar Rp8.467.991.000 dari pagu anggaran Rp8.510.634.000. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Tri Jasa Tehnik dengan masa pelaksanaan 180 hari kalender.

Sementara itu, pengawasan proyek dilakukan oleh PT Matrix Jaya Engineering KSO CV Mulya Hafar Konsultan.

Lokasi penanganan berada di ruas Jalan Kudus–Colo KM 68+710 di Kecamatan Dawe, dengan panjang penanganan sekitar 66 meter.

Baca juga : Jalur Sepeda di Kudus Diserobot PKL dan Parkir Viral di Medsos, Begini Tanggapan Dinas

Melalui proyek tersebut, pemerintah berharap kondisi badan jalan yang sebelumnya terdampak longsor dapat kembali stabil sehingga akses menuju kawasan wisata religi Colo dan wilayah sekitarnya menjadi lebih aman serta nyaman dilalui masyarakat.

Ia menambahkan, proyek tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan keamanan infrastruktur jalan, terutama di kawasan perbukitan yang rawan terjadi longsor saat musim hujan.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER