Potret Toleransi di Klenteng Welahan Jepara: Ratusan Porsi Makan Gratis Ludes di Momen Jumat Berkah

BETANEWS.ID, JEPARA – Suasana Klenteng Hok Tek Bio Welahan, Jepara, tampak berbeda pada Jumat (17/7/2026) pagi. Para pedagang Pasar Welahan dan warga sekitar mengantre panjang di halaman klenteng untuk menerima sarapan gratis yang dibagikan dalam kegiatan Jumat Berkah.

Kawasan tersebut dahulu dikenal sebagai kawasan Pecinan Welahan. Suasana khas itu masih terasa hingga kini, ditandai dengan banyaknya bangunan peninggalan berupa rumah dan sekolah yang memiliki arsitektur khas Tiongkok.

Keberadaan dua klenteng bersejarah, yakni Klenteng Hok Tek Bio dan Klenteng Hian Thian Siang Tee, semakin memperkuat identitas kawasan tersebut. Keduanya menyimpan dewa tertua di Indonesia.

-Advertisement-

Ketua Yayasan Klenteng Welahan, Dicky Sugandi, mengatakan kegiatan Jumat Berkah bertujuan menghidupkan kembali semangat silaturahmi lintas etnis dan agama di kawasan Welahan, meskipun dilaksanakan secara sederhana.

“Ini kita mengadakan kegiatan Jumat Berkah dengan tujuan mempererat tali silaturahmi dan kita membudayakan kegiatan berbagi kepada sesama,” ujar Dicky.

Dicky mengaku sengaja memilih hari Jumat untuk menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat setempat yang mayoritas beragama Islam.

“Untuk hari Jumat kan kita ini mengadopsi dari budaya orang Jawa, budaya setempat,” katanya.

Menurutnya, makanan yang disajikan klenteng terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang. Siapa pun dapat menikmati hidangan tersebut sebagai wujud nyata toleransi.

Baca juga : Telan Anggaran Rp1,2 Miliar, Jalan di Jepara yang 14 Tahun Tak Diperbaiki Akhirnya Dicor

Pada kegiatan perdana ini, pihak klenteng menyiapkan sekitar 250 porsi makanan yang ditujukan terutama bagi warga sekitar dan para pedagang pasar.

Melihat antusiasme masyarakat, Dicky berencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin.

“Semoga harapan kita sih bisa dilaksanakan mungkin 2-3 bulan sekali lah. Kita coba nanti lihat dari perkembangannya,” tambahnya.

Kebahagiaan juga dirasakan salah seorang warga yang ikut mengantre, Kartika Bunga Sari (18), karyawan toko di Pasar Welahan. Ia mengaku baru pertama kali mengetahui adanya kegiatan Jumat Berkah di klenteng. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud kerukunan antaretnis dan antarumat beragama. Kartika mengaku senang bisa membaur dan makan bersama warga lainnya.

“Harapannya ke depannya masih tetap berlanjut seperti ini,” katanya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER