BETANEWS,ID, KUDUS – Siang itu, beberapa orang tampak sibuk di rumah sederhana di gang Gatotkaca, Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sebagian dari mereka terlihat memasukan beberapa pot kaktus ke dalam kardus, dan sebagian lagi sedang merawat ribuan kaktus beraneka jenis. Tempat tersebut adalah Kakaktus.kudus.
Pemilik Kakaktus.kudus Noor Hidayah (30) menuturkan, dalam beberapa bulan ini, pihaknya telah menjual puluhan ribu kaktus berbagai jenis. Menurutnya, antusiasme masyarakat ini lantaran tanaman kaktus makin diminati.

“Kaktus sendiri dikenal tanaman daerah kering, ya. Jadi perawatannya sangat mudah. Bentuknya juga unik, lucu dan menarik,” kata perempuan yang akrab disapa Ida itu, Rabu (13/5/2020).
Kaktus mini yang disediakannya itu, lanjut Ida, sangat cocok dijadikan hiasan rumah. Bisa ditaruh di meja ruang tamu atau sebagai penghias dinding yang ditaruh di rak yang menempel di dinding. Selain itu bisa juga dijadikan penghias ruang kantor.
Baca juga: Berawal dari Hobi, Kini Ida Bisa Jual Seribuan Kaktus dalam Sepekan
Di tempatnya, kaktus yang paling laris berjenis mickey mouse. Berapapun stok kaktus mickey mouse yang dimilikinya, pasti ludes terjual dalam waktu singkat. Selain itu, harganya juga murah, yakni hanya Rp 25 ribu saja.
“Saat ini kami baru dapat kiriman ribuan kaktus. Dan ada 100 tanaman kaktus mickey mouse. Jumlah tersebut palingan beberapa hari sudah habis. Serta dua pekan ke depan semua kaktus yang tersedia itu palingan tinggal beberapa saja,” bebernya.
Melihat fenonena ini, pihaknya berencana membuat tempat wisata edukasi tanaman kaktus yang berada di Desa Bacin. Konsepnya, dia akan bekerja sama dengan beberapa Taman Kanak-Kanak (TK). Di situ akan diajarkan tentang kaktus, dari tanam, perawatan, serta cara mempercantik.
“Tentunya juga menjualnya bila ada siswa yang berminat. Sebab, ternyata kaktus itu juga sangat diminati anak anak. Harganya juga relatif murah. Pokoknya tidak membuat kantong orang tua bolong,” ujar Ida.
Baca juga: Di Lahan 3000 Meter Persegi, Aan Wujudkan Mimpi Buat Tempat Wisata Edukasi Buah Anggur
Selain menjual kaktus serta sukulen, pihaknya juga menjual bambu hoki dengan harga Rp 10 ribu. Ada juga pot plastik warna putih yang dihargai mulai Rp 2 ribu sampai Rp 30 ribu.
Dia berharap, usaha kaktusnya makin lancar dan semakin berkembang. Serta semoga impiannya untuk membuat tempat wisata edukasi tanaman kaktus bisa terlaksana dan tanpa kendala.
“Semoga lancar dan segera punya tempat wisata edukasi,” tutup Ida.
Editor: Ahmad Muhlisin

