Tim Kudus Awali Perburuan Gelar MLSC All-Stars 2026 dengan Kemenangan

BETANEWS.ID, KUDUS – Tim All-Stars Kudus mengawali langkah mempertahankan gelar juara MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Bermain di Supersoccer Arena, Kudus, Selasa (23/6/2026), tuan rumah menundukkan All-Stars Tangerang dengan skor 2-0 pada laga perdana Grup C.

Sejak peluit awal dibunyikan, skuad asuhan Yayat Hidayat tampil dominan dan langsung menguasai jalannya pertandingan. Tekanan yang dibangun dari lini tengah membuat Tangerang kesulitan mengembangkan permainan.

Kudus akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-18 melalui gol Giada Soebianto. Pemain guest star tersebut memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk membawa Kudus unggul 1-0 hingga turun minum.

-Advertisement-

Memasuki babak kedua, Tangerang mencoba bangkit dengan bermain lebih menyerang. Namun, rapatnya pertahanan Kudus membuat sejumlah upaya lawan gagal membuahkan hasil.

Alih-alih kebobolan, Kudus justru mampu menggandakan keunggulan pada menit ke-29. Giada Soebianto kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memastikan kemenangan 2-0 bagi tim tuan rumah.

Pelatih Kepala All-Stars Kudus, Yayat Hidayat, mengaku bersyukur anak asuhnya mampu meraih tiga poin pada pertandingan pembuka. Menurutnya, kunci kemenangan tim terletak pada keberhasilan menguasai lini tengah sepanjang pertandingan.

Baca juga : 12 Tim Terbaik Berebut Gelar MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 di Kudus

“Anak-anak memang saya instruksikan untuk sebisa mungkin menguasai lini tengah, karena jantung permainan sepak bola itu ada di lini tengah. Kalau kita sudah bisa menguasai lini tengah, otomatis kita akan lebih mudah untuk memenangkan pertandingan,” ujarnya.

Yayat menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, termasuk saat melakukan transisi dari bertahan ke menyerang. Ia juga mengapresiasi mental para pemain yang tidak demam panggung meski tampil di hadapan pendukung sendiri.

Di kubu lawan, Asisten Pelatih All-Stars Tangerang, Maura Adinda, mengakui timnya masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus segera diperbaiki. Kekalahan pada laga pembuka disebut menjadi bahan evaluasi penting untuk menjaga peluang lolos dari fase grup.

“Kami akan berfokus meningkatkan chemistry dan komunikasi tim karena dua poin tersebut merupakan kekurangan terbesar kami di pertandingan hari ini,” katanya.

Hal senada disampaikan Kapten All-Stars Tangerang, Zilda Afna Syaqila. Ia menilai koordinasi antarpemain belum berjalan maksimal sehingga menjadi pekerjaan rumah menjelang dua laga berikutnya.

Pertandingan lain di Grup C MLSC All-Stars 2026 mempertemukan Bandung dan Bekasi dalam derby Jawa Barat. Laga ini berakhir tanpa gol dan kedua tim harus puas berbagi satu poin.

Berkat kemenangan atas Tangerang, Kudus memimpin klasemen sementara Grup C dengan tiga poin. Bandung dan Bekasi masing-masing mengoleksi satu poin, sedangkan Tangerang berada di posisi juru kunci tanpa poin.

Sementara itu, sejumlah pertandingan di grup lain juga berlangsung menarik pada hari pertama MLSC All-Stars 2026. Di Grup A, All-Stars Samarinda membuat kejutan dengan menundukkan Jakarta 2-1, sedangkan Surabaya memenangkan derby Jawa Timur usai mengalahkan Malang 2-0.

Dari Grup B, Yogyakarta dan Semarang sama-sama meraih kemenangan pada laga perdana. Yogyakarta berhasil menang delapan gol tanpa balas atas Banjarmasin. Sementara itu, Semarang menang 2-0 atas All-Stars Solo.

Hasil tersebut membuat persaingan di masing-masing grup diprediksi berlangsung ketat hingga pertandingan terakhir fase penyisihan.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER