Program Gentengisasi Prabowo Bakal Sasar Genteng Jepara

BETANEWS.ID, JEPARA– Pengrajin Genteng di Kabupaten Jepara saat ini memiliki harapan baru, sebab program gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto rencananya akan menyasar genteng dari Jepara.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat (Disperkim) Kabupaten Jepara, Moh Eko Udyyono mengatakan, sebagai upaya untuk menidaklanjuti hal tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait rencananya akan datang ke Kabupaten Jepara pada tanggal 13 Mei 2026 mendatang.

“Pak Menteri Ara pada 13 Mei besok rencannya bakal ke Jepara, salah satu tujuannya untuk mensosialisasikan program gentengisasi. Di Jawa Tengah yang ditunjuk ini kan Kebumen dan Jepara, semoga yang di Jepara ini nanti bisa berhasil,” Ungkap Eko pada Betanews.id melalui sambungan telepon, Sabtu (18/4/2026).

-Advertisement-

Selain menyosialisasikan program gentengisasi, kedatangan Maruar Sirait atau Ara ke Jepara juga untuk memantau perkembangan Program 3 Juta Rumah yang juga digagas oleh Presiden Prabowo.

Eko melanjutkan, nantinya pembangunan rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) disarankan untuk menggunakan atap dari genteng, bukan galvalum pasir yang selama ini banyak digunakan.

Baca juga: Dari 67,73 Hektare, Kawasan Kumuh di Jepara Baru Berkurang 9,52 Hektare Selama Tiga Tahun 

“Kemarin kita juga sudah adakan pertemuan dengan pengembang perumahan. Dari 53 yang kita undang, yang hadir sekitar 25 orang, kita berikan sosialisasi agar bangunan perumahan mengurangi penggunaan galvalum, kita minta untuk menggunakan genteng,” ujar Eko.

Menanggapi rencana tersebut, Saefuddin (51) salah satu pengrajin genteng di Desa Jatisari, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara mengaku senang dengan adanya program tersebut.

Ia berharap program tersebut bisa mengangkat perekonomian pengrajin genteng yang saat ini jumlahnya mulai berkurang.

“Seandainya itu dilaksanakan kan ada permintaan banyak, setidak-tidaknya kalau ada bangunan pemerintah atapnya pakai genteng, kan rejeki masyarakat yang produksi genteng kan bisa lumayan, rejekinya agak naik, bisa terangkat,” kata Saefudin saat ditemui di kedimannya.

Salah satu kendala yang dihadapi pengrajin genteng saat ini, Udin mengatakan yaitu terkait modal. Untuk itu ia berharap, jika program tersebut bisa terealisasi di Jepara, pemerintah bisa memberikan kemudahan pinjaman modal bagi pengrajin.

“Harapannya modal bisa dipermudah, pinjaman KUR misalnya, mau pinjam bisa dikasih. Soalnya selama ini kalau ngga punya modal, pinjam di pegepul, dampaknya harga jualnya jadi murah,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER