Kasus Perundungan Tak Hanya Rentan Terjadi pada Siswa, Tapi Juga di Kalangan Guru

BETANEWS.ID, KUDUS – Kasus bullying atau perundungan di lingkungan pendidikan tak hanya rentan terjadi pada siswa. Namun, kasus tersebut juga rentan terjadi di kalangan guru. Hal itu diungkapkan langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris belum lama ini. Bupati menyebut, bahwa penekanan kasus perundungan di sekolah tak hanya difokuskan pada siswa, tapi juga kepada tenaga pendidik dan kependidikan.

Pihaknya mengatakan, kepada setiap kepala sekolah maupun pejabat tinggi di lembaga pendidikan agar selalu rendah hati, tidak sombong, serta tidak menyelewengkan jabatan yang dijabat.

“Ternyata kasus perundungan juga bisa terjadi kepada guru. Untuk itu kami berupaya untuk mengantisipasi kejadian agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan,” bebernya dalam kegiatan Sosialisasi Perundungan melalui Media Film di Bioskop NSC Kudus, Rabu (1/4/2026).

-Advertisement-

Sam’ani menyebut, bahwa kasus bullying masih terjadi di lingkungan pendidikan di Kabupaten Kudus. Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau agar setiap sudut sekolah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.

“Setiap kelas harus ada CCTV, lalu di pojok kantin juga harus dikasih sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi semua aktivitas, baik siswa maupun guru dipantau,” ucapnya.

Terlebih katanya, dalam pengawasan kasus perundungan terhadap guru, kata dia, nantinya akan bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kudus. Hal tersebut dilakukan guna meminimalisir kasus perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah wilayah Kabupaten Kudus.

“Jangan sampai, setelah jadi pejabat korwil atau kepala dinas malah sewenang-wenang atau bahkan memaksa. Ini kita antisipasi, biar dari sekolah atau dinas nanti membuat layanan wadul,” pesannya.

Bupati menambahkan, upaya antisipasi dan penanganan kasus perundungan di Kudus selama ini telah dilakukan dengan maksimal. Baik melalui kerjasama dengan Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak di Dinas Sosial P3AP2KB maupun Polres Kudus.

Tak hanya itu, upaya lain juga diharapkan, agar Zero bulliying di Kudus dapat tercapai optimal. Salah satunya melalui pemanfaatan media digital seperti pemutaran film Cyberbullying.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER