Fasilitasi Warganya, Pemkab Kudus Siapkan 12 Bus Mudik dan Balik Gratis Lebaran 2026

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Perhubungan menyiapkan 12 armada bus untuk melayani program mudik dan balik Lebaran 2026 bagi warga ber-KTP Kudus yang berada di luar daerah, khususnya Jakarta. Layanan tersebut diberikan sebagai fasilitas untuk membantu masyarakat Kudus pulang ke kampung halamannya dengan lancar dan aman.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris mengatakan, dari total 12 bus tersebut, 10 unit di antaranya disiapkan untuk melayani arus mudik menuju Kudus. Sedangkan dua unit lainnya diperuntukkan untuk arus balik ke Jakarta.

“Ini sudah ada perhitungannya. Sepuluh bus untuk mudik ke Kudus, dua bus untuk arus balik,” katanya, Selasa (3/3/2026).

-Advertisement-

Armada tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan sejumlah pihak swasta. Rinciannya, tiga bus dari Pemkab Kudus, dua bus dari PT Nojorono, dua bus dari Baznas, dua bus dari PT Djarum, serta lima bus dari PT Sukun.

Baca juga: Kemantapan Jalan Nasional di Jawa Tengah Capai 93,47 Persen, Siap Dilintasi Pemudik Lebaran

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak swasta yang telah mendukung masyarakat Kudus agar bisa pulang kampung bersama-sama,” tambahnya.

Program ini, lanjut Sam’ani, merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI serta Gubernur Jawa Tengah agar pemerintah daerah memfasilitasi mudik gratis demi meringankan beban masyarakat.

Untuk pendaftaran, pemudik ber-KTP Kudus dapat mendaftar melalui Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) yang menjadi koordinator di Jakarta.

Saat ini, tercatat sebanyak 336 orang telah mendaftar. Sementara itu, dari kuota yang difasilitasi PT Sukun, dijadwalkan pemberangkatan pada 15 Maret 2026 dengan jumlah sekitar 250 pemudik. Dengan demikian, total pemudik yang difasilitasi di tahun ini mencapai 586 orang.

Pemkab juga memastikan aspek keselamatan kendaraan. Dinas Perhubungan akan melakukan ramp check terhadap bus angkutan umum guna memastikan kelayakan jalan.

“Nanti ada ramp check, bisa di terminal atau kendaraan dibawa ke lokasi yang ditentukan. Ini untuk menjaga keselamatan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Baca juga: Ramadan Tak Halangi Layanan Publik, MPP Kudus Layani Ratusan Warga Tiap Hari

Tak hanya itu, Pemkab Kudus juga meningkatkan kesiapan infrastruktur pendukung, termasuk penerangan jalan umum (LPJU). Masyarakat dapat melaporkan lampu jalan yang padam melalui kanal pengaduan atau langsung ke Dinas Perhubungan.

Menurutnya, cuaca ekstrem belakangan ini dapat menyebabkan beberapa titik lampu jalan mengalami gangguan akibat korsleting. Namun, tim “Saber Lampu Jalan” telah disiagakan untuk melakukan perbaikan secara cepat.

“Sekarang bisa dilihat di wilayah Tanggulangin sudah mulai terang kembali. Ke depan juga akan dipasang lampu tambahan untuk menyambut para pemudik yang melintas di Kabupaten Kudus,” terangnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER