BETANEWS.ID, KUDUS – Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe, menjadi sorotan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin. Dalam kunjungan perdananya, Selasa (27/1/2026), Nawal mengaku takjub dengan potensi wisata dan UMKM yang tumbuh dari kekuatan lokal.
Dari wisata jeep yang menantang hingga kuliner di Warung Alas Pijar 2 di perbukitan, Nawal melihat Dukuhwaringin sebagai contoh nyata desa wisata yang mampu menggerakkan ekonomi warga.
Baca Juga: Rabu Pon di Kudus, Ratusan Ayam Petelur dan Bibit Tanaman Dibagikan ke Warga
“Saya pertama kali ke sini dan ternyata ada desa wisata yang luar biasa. Ini potensi yang sangat bagus,” ujarnya.
Tak hanya wisata, UMKM Dukuhwaringin juga mencuri perhatian. Produk kopi dengan campuran bubuk alpukat menjadi inovasi unik yang merepresentasikan kekayaan lokal. Tape produksi warga bahkan sudah menembus Galeri Dekranasda, bukti kualitas UMKM desa tak kalah dengan produk besar.
Nawal menegaskan, TP PKK Jateng bersama Dekranasda Kabupaten siap mendampingi UMKM agar naik kelas. Mulai dari kurasi produk, penguatan pemasaran digital, hingga membuka peluang ekspor.
“Kami akan membantu agar UMKM bisa menembus pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Endang Adminingsih, pemilik Warung Alas Pijar 2, menyebut dukungan ini sebagai suntikan semangat. Saat ini ada sekitar 20 UMKM aktif di Dukuhwaringin, ditambah UMKM penyangga yang memasok produk.
Baca Juga: Dua Pelajar di Kudus Pesan Paket Celurit, Ngakunya Buat Konten di Medsos
Ke depan, warga berencana membudidayakan rempah-rempah agar Dukuhwaringin menjadi destinasi wisata rempah satu-satunya di Jawa Tengah.
“Alhamdulillah, kami sangat kaget dan bersyukur. Ternyata hasil kerja kami benar-benar dihargai,” ungkap Endang penuh haru.
Editor: Haikal Rosyada

