BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Birton meninjau langsung perbaikan jalan pasca bencana banjir, Selasa (20/1/2025).
Bupati Sam’ani menuturkan, paska hujan ekstrem selama delapan hari mengakibatkan banyak jalan berlubang. Pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menginventarisir kerusakan tersebut.
Baca Juga: Wabup Bellinda Tekankan Pentingnya Trauma Healing bagi Anak Korban Banjir Kudus
“Hasil inventarisir oleh Dinas PUPR, kurang lebih ada 3.570 lubang. Baik yang ada di jalan kewenangan kabupaten, provinsi maupun nasional,” ujar Sam’ani saat meninjau penambalan jalan di Jalan R Agil Kusumadya, Selasa (20/1/2025).
Sam’ani mengungkapkan, hingga saat ini lubang jalan yang sudah ditangani ada 1.500 titik. Sementara sekira 2 ribu lubang masih dikebut untuk penambalannya.
“Untuk penambalan, kita prioritaskan lubang yang ada di jalan milik kabupaten. Sementara yang jalan milik provinsi dan nasional, kita akan berkoordinasi dengan Dinas PU Jateng dan Balai Jalan Nasional,” bebernya.
Sam’ani mengaku tak ada target waktu untuk penambalan jalan berlubang. Pekerjaan akan dilakukan hingga selesai, tentunya sembari memperhatikan cuaca.
“Penambalan lubang jalan juga harus mempertimbangkan cuaca. ketika hujan dan basah penambalan tidak bisa dilakukan, karena hasilnya tidak akan bisa maksimal,” jelasnya.
Saat cuaca panas seperti ini, kata dia, penambalan jalan berlubang langsung dikebut. Total ada empat tim yang dikerahkan, dan bekerja secara simultan.
Baca Juga: Begini Kronologi Bupati Sudewo Diperiksa 24 Jam di Mapolres Kudus
Dia mengungkapkan, penambalan lubang jalan ini menggunakan dana rutin yang ada di Dinas PUPR. Pada tahun ini (2026) alokasi dana rutin untuk perawatan jalan kurang lebih sebesar Rp9 miliar.
“Semoga pekerjaan penambalan jalan berlubang berjalan lancar. Sehingga perjalanan warga jadi nyaman dan selamat,” harapnya.
Editor: Haikal Rosyada

