BETANEWS.ID, PATI – Menyongsong pergantian tahun 2026, warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, menggelar kegiatan sederhana namun sarat makna.
Alih-alih pesta meriah, warga mulai dari anak kecil hingga dewasa memilih syukuran bakar ikan hasil panen tambak sendiri yang dirangkai dengan doa bersama untuk masyarakat Aceh dan Sumatra yang terdampak banjir.
Baca Juga: Setahun, Polresta Pati Ungkap 58 Kasus Narkoba
Kegiatan berlangsung pada Rabu (31/12/2025) malam, sekitar pukul 23.00 WIB, dan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Ketitangwetan, Ali Muntoha.
Suasana khidmat terasa saat warga berkumpul, menundukkan kepala, dan memanjatkan doa lintas daerah sebagai wujud kepedulian dan solidaritas.
Ali Muntoha, Kepala Desa Ketitangwetan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepatuhan terhadap imbauan pemerintah agar masyarakat tidak berfoya-foya atau menyalakan kembang api.
“Malam tahun baru ini kami mengadakan syukuran bakar ikan. Selain bersyukur atas hasil panen, kami juga mendoakan saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh yang sedang tertimpa musibah banjir. Semoga kondisi di sana cepat pulih dan aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan seperti semula,” ujarnya.
Ia menambahkan, mayoritas warga Ketitangwetan menggantungkan hidup dari sektor tambak. Karena itu, bakar ikan dari hasil panen sendiri dipilih sebagai simbol kebersamaan dan kemandirian desa.
Antusiasme warga pun terlihat jelas daĺam kegiatan tersebut. Salah satu warga, Subur, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan pemerintah desa dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kami bisa berkumpul, bakar-bakar ikan, dan bersyukur bersama. Semoga ke depan kondisi desa semakin baik, aman, dan tidak ada kendala, termasuk bencana seperti banjir,” katanya.
Baca Juga: Heboh Hadiah Liga Desa di Pati, Juara Hanya Dapat Piala dan Dua Kardus Camilan
Melalui doa bersama ini, warga Ketitangwetan berharap tahun 2026 membawa ketenangan dan keselamatan bagi semua, khususnya bagi masyarakat yang tengah menghadapi ujian bencana.
“Harapan tahun 2026, semua bencana semoga sudah aman semua,” harapnya.
Editor: Haikal Rosyada

