31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Puluhan Warga Sukolilo Geruduk Polda Jateng, Kawal Pemeriksaan Aktivis Kendeng

BETANEWS.ID, PATI – Puluhan warga dari Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati mendatangi Mapolda Jawa Tengah pada Kamis (4/12/2025). Dengan wajah tegas namun penuh solidaritas, mereka datang untuk tujuan mengawal pemeriksaan aktivis lingkungan Pegunungan Kendeng, Gunretno.

Rombongan itu bukan sembarang kumpulan warga. Mereka berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), Sedulur Sikep, hingga kelompok Sukolilo Bangkit. Sejak pagi, empat armada yakni satu bus, satu elf, dan dua mobil Innova bergerak menuju Semarang membawa dukungan moral untuk Ketua JMPPK tersebut.

Baca Juga: Renovasi GOR Pesantenan Masuki Tahap Akhir

-Advertisement-

Gunretno dipanggil penyidik Polda Jateng setelah dilaporkan atas dugaan menghalangi aktivitas tambang berizin. Namun bagi masyarakat Sukolilo, kehadiran mereka hari itu adalah bentuk penegasan bahwa perjuangan Gunretno bukan perjuangan seorang diri.

”Kita menemani Kang Gun. Paling tidak ada sekitar 70-an orang yang ikut mengawal. Ada empat armada yang ikut. Satu bus, satu elf dan dua mobil inova,” ujar Slamet, Koordinator Sukolilo Bangkit.

Slamet, yang ikut dalam rombongan tersebut menegaskan, bahwa keberangkatan mereka adalah langkah antisipasi terhadap potensi kriminalisasi aktivis lingkungan. Ia menilai bahwa penolakan terhadap penambangan di Pegunungan Kendeng merupakan jeritan bersama warga yang terdampak.

”Supaya tidak ada kriminalisasi. Tidak hanya Kang Gun, semua masyarakat yang terdampak juga menolak,” ungkapnya.

Menurut Slamet, aktivitas penambangan galian C telah meninggalkan jejak kerusakan yang tak sedikit. Hilangnya sejumlah sumber mata air, menurunnya kemampuan tanah menyerap air hujan, hingga meningkatnya potensi longsor menjadi kekhawatiran utama warga.

Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, wilayah-wilayah di dataran tinggi, Sukolilo, Kayen, dan Tambakromo, kerap dilanda banjir bandang.

Baca Juga: Dituduh Halang-halangi Kegiatan Pertambangan, Aktivis Kendeng Gunretno Dipolisikan 

Ia menegaskan, rangkaian bencana itu tak lepas dari agresifnya aktivitas tambang di lereng Pegunungan Kendeng.

”Banyak kerusakan yang diciptakan oleh penambang,” ucapnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER