31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Sempat Nyatakan Pensiun, Comeback Pegulat Hasan Berbuah Emas di PON Bela Diri Kudus 2025

BETANEWS.ID, KUDUS – Tak ada yang menyangka, keputusan seorang atlet untuk kembali dari masa pensiunnya justru berujung manis dengan medali emas. Itulah yang dialami Hasan Sidik, pegulat asal Jawa Timur (Jatim) yang menjadi salah satu sorotan utama di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Kudus 2025.

Atlet berusia 36 tahun itu semula sudah benar-benar menutup kariernya pada akhir September 2024, usai PON Aceh Sumatra Utara. Ia merasa cukup setelah puluhan tahun mengabdikan diri di arena gulat, menempuh berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun daerah. Namun, nasib berkata lain.

Baca Juga: Tim Judo Jateng Sumbang Emas di PON Bela Diri Kudus 2025

-Advertisement-

Sekitar sebulan sebelum PON Bela Diri Kudus 2025 digelar, Hasan mendapat telepon dari tim pelatih Jawa Timur yang memintanya kembali memperkuat kontingen. Ajakan mendadak itu sempat membuatnya ragu, tetapi semangat membela daerah asal membuatnya mantap turun gelanggang sekali lagi.

“Saya sudah free, sudah menyatakan, ‘wis pensiun’. Tapi kemudian ada kabar disuruh ikut lagi. Ya sudah, saya terjun lagi,” ujarnya sambil tersenyum usai pertandingan, Senin (13/10/2025).

Keputusan spontan itu ternyata menjadi babak baru yang tak terduga. Dengan persiapan yang singkat, Hasan kembali ke matras dengan tekad penuh. Meski fisiknya tak seprima dulu, pengalaman panjangnya di dunia gulat justru menjadi keunggulan tersendiri.

Dalam laga final nomor Greco-Roman 60 kilogram, Hasan tampil solid dan penuh determinasi. Ia menundukkan lawan-lawannya dengan teknik matang dan kontrol tubuh yang presisi. Keringat dan rasa lelah terbayar lunas ketika medali emas dikalungkan ke lehernya.

“Rasanya luar biasa. Medali ini jadi simbol perjuangan saya, bukan hanya di pertandingan hari ini, tapi selama perjalanan panjang di dunia gulat,” ucapnya haru.

Hasan juga mengungkapkan kekagumannya terhadap venue Djarum Arena, Kudus, tempat berlangsungnya pertandingan. Menurutnya, fasilitas yang disiapkan penyelenggara begitu lengkap dan jauh lebih baik dibandingkan kejuaraan-kejuaraan sebelumnya.

“Saya kagum begitu masuk ke arena. Fasilitasnya lengkap, pencahayaannya bagus, dan suasananya benar-benar seperti ajang internasional. Sejak saya mulai gulat dari SD, belum pernah lihat arena sebagus ini,” katanya.

Tak hanya Hasan, rekan satu timnya, Ramadhani Noverico, juga mempersembahkan emas bagi Jawa Timur dari nomor 67 kilogram Greco-Roman. Noverico mengaku berlatih intensif selama tiga bulan terakhir sebelum berangkat ke Kudus.

“Alhamdulillah hasil kerja keras selama persiapan terbayar. Kuncinya fokus, meski capek luar biasa,” tutur Noverico.

Dengan dua emas dari cabang gulat, kontingen Jawa Timur berhasil memperkuat posisinya di klasemen sementara PON Bela Diri Kudus 2025.

Baca Juga: PON Bela Diri Kudus 2025 Dibuka dengan Laga Judo dan Taekwondo

Hingga pukul 16.00 WIB hari kedua PON Bela Diri Kudus 2025, kontingen Jawa Timur memimpin klasemen sementara perolehan medali dengan raihan 10 emas, satu perak, dan empat perunggu.

DKI Jakarta menyusul di posisi kedua dengan koleksi lima emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Sementara, Jawa Tengah berada di peringkat ketiga setelah mengantongi satu emas, delapan perak, serta enam perunggu. Melengkapi lima besar klasemen sementara, kontingen Banten dan Riau masing-masing mengantongi satu emas dan satu perunggu.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER