BETANEWS.ID, JEPARA – Datang sebagai tim promosi di BRI Super League Musim 2025/2026, tim Persijap Jepara menegaskan bahwa tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut siap mencuri perhatian dan membuktikan diri sebagai kuda hitam yang tak bisa diremehkan.
Menghadapi laga penting melawan Persita Tangerang di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Minggu (21/9/2025) pukul 15.30 WIB, Pelatih Kepala Persijap Jepara, Mario Lemos mengatakan bahwa timnya siap secara fisik, taktik, dan mental. Meski harus kehilangan penyerang asing, Alexis Gomez karena sanksi larangan bermain.
Baca Juga: Polytron Superliga Junior 2025, Hegemoni PB Djarum Coba Digoyang Tim Thailand
“Absennya Alexis tentu terasa, tapi ini jadi momen bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas mereka. Kami terus berkembang dan ingin memberikan yang terbaik,” katanya pada Sabtu (20/9/2025).
Persita sendiri bukan lawan mudah. Mereka datang dengan modal kemenangan impresif atas PSM Makassar dan dikenal sebagai tim yang solid di lini belakang serta berbahaya di depan. Namun, Persijap punya modal kuat: semangat, kerja keras, dan motivasi sebagai tim non-unggulan.
Tidak hanya itu, jejak pertandingan antara Persijap vs Persita belum pernah dimenangkan oleh tim Laskar Kalinyamat. Dua kali bertanding tim Pendekar Cisadane mampu melumpuhkan Laskar Kalinyamat.
Pertandingan pertama terjadi pada tanggal 4 Mei 2014 lalu di Stadion Singaperbangsa Karawang, Persijap keok di kandang lawan dengan skor akhir 4-0.
Sekitar dua pekan kemudian, pada tanggal 19 Mei 2014, tim Laskar Kalinyamat juga kembali dibantai dengan skor akhir 0-2 yang dimenangkan oleh Persita Tangerang.
“Kami sadar bukan favorit, tapi justru itu jadi kekuatan kami. Tanpa beban, kami bisa bermain lepas dan fokus pada permainan sendiri,” tambahnya.
Baca Juga: Polytron Superliga Junior 2025, Filipina dan AS Rasakan Sengitnya Persaingan Raih Kampiun
Persijap juga sudah menunjukkan tajinya di awal musim, termasuk saat menumbangkan tim besar seperti Persib Bandung dengan skor 2-1. Hasil itu memperlihatkan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi.
Musim ini, Persijap bukan hanya ingin bertahan. Mereka ingin menciptakan kejutan, melawan stigma tim promosi, dan memperlihatkan bahwa Stadion Gelora Bumi Kartini adalah markas yang tak mudah ditaklukkan.
Editor: Haikal Rosyada

