31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Kabar Baik, Gas Metana TPA Tanjungrejo Bakal Disulap Jadi Pengganti Elpiji dan Disalurkan ke Warga

BETANEWS.ID, KUDUS – Penataan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo terus dilakukan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus. Selain penataan, gas metana di TPA tersebut juga akan dimanfaatkan untuk diolah jadi energi alternatif.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala PKPLH Kabupaten Kudus, Sulistyawati menyampaikan, gas metana di TPA Tanjungrejo akan dimanfaatkan jadi sumber energi alternatif, terutama untuk memasak pengganti gas elpiji. Nantinya gas metana tersebut akan disalurkan ke rumah-rumah warga sekitar TPA.

Baca Juga: Sempat Ramai di Medsos, Jalan Rusak di Desa Domisili Bupati Kudus Mulai Ditambal

-Advertisement-

“Gas metana dari tumpukan sampah di TPA akan kita ditangkap dan kemudian disalurkan ke masyarakat. Gas metana tersebut bisa digunakan untuk memasak, jadi warga sekitar TPA nanti bisa punya alternatif dan tak bergantung pada elpiji,” ujar Sulis kepada Betanews.id di ruang kerjanya belum lama ini..

Dia mengungkapkan, bahwa pemanfaatan gas metana untuk jadi sumber energi alternatif sebelumnya juga pernah dilakukan pada beberapa tahun yang dulu. Bahkan, di TPA Tanjungrejo juga sudah dibangun rumah gas metana.

“Rumah gas metan di TPA Tanjungrejo tampaknya juga masih ada. Tinggal dibersihkan dan dilakukan beberapa perbaikan nanti bisa kembali dimanfaatkan,” bebernya.

Untuk menangkap gas metana di TPA Tanjingrejo, ungkap Sulis, pihaknya telah juga telah meminta drum-drum bekas aspal kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus. Drum tersebut nantinya dilubangi dan dipasang pipa PVC sebagai instalasi penyaluran gas metana ke rumah warga.

Dia menambahkan, kebutuhan pipa PVC untuk mengalirkan gas metana dari TPA Tanjungrejo ke rumah-rumah warga juga sudah dihitung. Tetapi sayangnya, saat dicek pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas PKPLH tidak ada untuk pengadaan pipa PVC.

“Alternatifnya, untuk pengadaan pipa PVC untuk mengalirkan gas metana ke rumah warga mungkin nanti kami mengajukan ke pihak swasta dengan mekanisme CSR. Hal tersebut agar penyaluran gas metana ke rumah warga bisa segera terlaksana, dan masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya,” tuturnya.

Ia berharap, proses penangkapan gas metan bisa segera terealisasikan dan pelaksanaannya tak ada kendala. Sebab, selain bisa dimanfaatkan sebagai gas untuk memasak warga, penangkapan gas metan ini juga berfungsi mengurangi bau menyengat di TPA.

“Semoga segera bisa segera terlaksana. Supaya gas metana di TPA Tanjungrejo bisa dimanfaatkan warga sekitar,” harapnya.

Baca Juga: Penutupan SD di Kudus Bertambah, SD 4 Kedungdowo Masuk Daftar

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas PKPLH terus melakukan penataan di TPA Tanjungrejo. Bahkan anggaran sebesar Rp 6 miliar digelontorkan di Perubahan APBD 2025 guna menangani persoalan sampah TPA yang sempat disegel warga karena sudah overload.

Penataan di antaranya meliputi perbaikan kolam lindi. Pemasangan listrik tiga phase yang nantinya digunakan untuk menyalakan pompa dan aerator di kolam lindi. Kemudian penataan TPA menggunakan sistem controlled landfill. Serta, teknologi pengolahan sampah dengan Refuse Derived Fuel (RDF).

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER