BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menambah alokasi anggaran untuk perbaikan sekolah, baik SD maupun SMP di tahun ini. Penambahan dana itu melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2025 sebesar Rp4,1 miliar untuk 24 sekolah.
Sebelumnya, Pemkab Kudus sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,5 miliar pada APBD murni 2025 untuk total 58 sekolah. Total tersebut terdiri dari 9 SMP dan 49 SD yang membutuhkan pembangunan rehabilitasi.
Baca Juga: Kunjungi Kudus, Menteri PU Tegaskan Peran Strategis Bendungan Logung untuk Ketahanan Pangan
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Anggun Nugroho mengatakan, di perubahan ini, ada penambahan anggaran perbaikan sekolah di Kudus. Yakni ada sebanyak 24 sekolah, termasuk tujuh sekolah yang sebelumnya masuk dalam daftar 58 sekolah pada anggaran murni 2025.
“Tujuh sekolah ini digeser di angggaran perubahan, karena ada kesalahan penulisan jenis pekerjaan. Sehingga harus digeser dan tetap akan dilaksanakan perbaikan,” ungkpanya, belum lama ini.
Ia menjelaskan, pekerjaan perbaikan sekolah mencakup berbagai hal. Di antaranya meliputi pengerjaan atap atau ruang kelas, toilet, perpustakaan, dan ruang guru.
“Untuk DPA (dokumen pelaksanaan anggaran) sudah mulai Agustus. Jadi sudah mulai berjalan dan benar-benar kita laksanakan,” tuturnya.
Seperti rencana perbaikan SD 2 Purwosari Kudus, kata Anggun, saat ini masih dalam pemilihan penyedia jasa atau masih dalam tahap tender. Menurutnya, apabila tidak ada kendala, 16 September sudah berkontrak dengan penyedia jasa.
Baca Juga: Pembangunan Stadion Wergu Wetan Disetujui Rp60 M, Persiku Terancam Musafir
“Karena untuk nilai anggaran perbaikan SD 2 Purwosari ini sekitar Rp400 juta dan pemilihan tender memang membutuhkan proses. Sehingga membutuhkan waktu relatif lebih lama,” tuturnya.
Meski begitu, pihaknya mengaku akan mengerjakan semua pekerjaan tersebut selesai di tahun ini.
Editor: Haikal Rosyada

