31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Cerita Siswa SMP Kanisius Kudus Raih Juara 1 Lomba Paduan Suara, Sering Minum Kencur dan Madu

BETANEWS.ID, KUDUS – SMP Kanisius Kudus berhasil meraih juara pertama dalam lomba paduan suara tingkat Kabupaten Kudus. Lomba yang digelar Inspektorat Kudus itu mengusung tema “Suara Muda, Suara Antikorupsi” dan berlangsung di Pusat Belajar Guru (PBG) Desa Mlati Norowito, Kecamatan Kota, Sabtu (23/8/2025).

Dalam kompetisi itu, setiap peserta membawakan jingle resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjudul “Biasakan yang Benar”. Total ada 28 SMP Kudus yang ambil bagian di lomba paduan suara tersebut.

Baca Juga: Ratusan Keris Dipamerkan di Kudus Cultural Fest 2025

-Advertisement-

Perwakilan paduan suara SMP Kanisius, Brigitta Victoria Darmawan (13), menceritakan perjuangan timnya sebelum tampil hingga menjadi juara. Menurutnya, persiapan intensif sudah dilakukan sejak empat pekan sebelum lomba.

“Awal Agustus kami mulai rutin latihan setiap hari, bahkan di hari libur. Latihannya biasanya pagi dan siang di sela jam pelajaran, dengan durasi satu hingga dua jam,” ujar Brigitta kepada awak media saat ditemui di SMP Kanisius Kudus, belum lama ini.

Meski sempat merasa gugup saat tampil, Brigitta dan rekan-rekannya berhasil memberikan penampilan terbaik. Ia mengakui, seluruh lawan dalam lomba itu sama-sama tangguh.

“Awalnya nervous, tapi puji Tuhan kami bisa tampil bagus. Semua lawan berat karena timnya bagus-bagus,” sebut siswi kelas 8 tersebut.

Grup paduan suara SMP Kanisius, kata dia, beranggotakan 19 siswa dari kelas 7, 8, dan 9. Untuk menjaga kekompakan, mereka berlatih dalam formasi kecil sesuai pembagian suara, Sopran 1, Sopran 2, dan Alto, sebelum digabungkan menjadi satu-kesatuan harmoni.

Dia mengungkapkan, pada awal latihan sempat muncul kesulitan karena ada nada-nada yang fals. Namun berkat disiplin dan ketekunan, suara mereka akhirnya bisa diselaraskan dengan baik.

“Kuncinya sering latihan dan membentuk karakter suara masing-masing, baru kemudian digabung,” jelas Brigitta.

Baca Juga: Tunggakan PKD Pasar Capai Rp6,5 Miliar, Begini Saran DPRD Kudus

Selain teknik vokal, tuturnya, para siswa juga mendapat pembinaan mengenai perawatan suara. Mereka bahkan rela menjalani pantangan, seperti tidak mengonsumsi gorengan dan es. Sebagai gantinya, dianjurkan rutin minum ramuan kencur dan madu agar suara tetap prima.

“Dua pekan sebelum lomba, kami sudah berhenti makan gorengan dan minum es. Sampai sekarang masih kami jaga, karena tanggal 31 Agustus nanti harus tampil lagi di acara Car Free Day (CFD) yang akan dihadiri Bupati Kudus,” ucapnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER