BETANEWS.ID, KUDUS – Progres pembangunan Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Kudus terus berjalan. Proyek yang dimulai pembangunan pada 9 Juli 2025 itu, ditargetkan sudah mulai untuk pemasangan atap pada awal September.
Penanggungjawab CV Mawar Merah, Andi Raih mengatakan, pekan ini atau akhir Agustus pembangunan ditarget mencapai 20 persen. Dengan menargetkan penyelesaian pekerjaan struktur atas atau ring balok sebagai tumpuan baja.
Baca Juga: Hasil Rakornas PHD Kendari, Pemerintah Daerah Wajib Bentuk Dinas Ekonomi Kreatif
“Sehingga September mulai bisa pemasangan atap. Karena kita perkirakan September sudah mulai turun hujan,” bebernya saat ditemui di lokasi, Rabu (28/8/2025) sore.
Untuk itu, pihaknya mengupayakan dengan maksimal, agar September pemasangan atap sudah terpasang. Percepatan pembangunan itu dilakukan guna pekerjaan lainnya dapat dikerjakan dengan lancar tanpa ada kendala cuaca.
“Kalau atap sudah selesai, pekerjaan bawah misalkan hujan pun kita masih bisa kerja. Makanya kita kejar pengerjaan atap atau kita selesaikan terlebih dahulu,” jelasnya.
Ada empat gedung yang dibangun dengan total anggaran senilai Rp8,4 miliar. Di mana per gedungnya, dengan ukuran 21 x 11 meter dan tinggi mencapai 4,15 meter.
“Kita pacu terus untuk tenaga hingga lembur, hari Minggu tetap masuk, material pengerjaan seperti baja, jadi kita kerjakan kalau sudah jadi tinggal pemasangan baja, setelah itu baru atap,” ungkapnya.
Ia mengaku, sejauh ini pihaknya tidak terlalu mengalami kendala berarti. Mulai material dan alat juga membantu dalam pengerjaan. Meski begitu, kendala cuaca seperti hujan beberapa hari lalu membuat pekerja tak bisa leluasa bekerja dengan baik.
“Kendala sampai saat ini cuaca, karena sampai kemarin sempat hujan beberapa hari. Karena kalau sudah hujan pekerja juga tidak bisa bekerja,” tuturnya.
Baca Juga: Kades di Kudus Diduga Korupsi Dana Desa Rp571,2 Juta
Andi menyampaikan, dalam pembangunan tersebut kurang lebih ada 50 pekerja yang bekerja mulai pukul 7.00-16.00 WIB. Untuk mengejar target, pekerjaan lembur juga ditempuh sebagai upaya percepatan pembangunan.
“Harapannya, gedung ini kita kerjakan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat fungsi. September pemasangan baja dan finishing, Oktober pemasangan dinding kaca, November finishing. Karena target kami 20 Desember 2025 selesai,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

