BETANEWS.ID, KUDUS – Saat berkunjung ke Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Wakil Bupati (Wabup) Kudus Bellinda Sabrina Birton juga mendatangi SD Negeri 1 Terban. Pada momen tersebut Bellinda menemukan adanya siswa harus membeli Lembar Kerja Siswa (LKS).
Wabup Kudus Bellinda terlihat sudah dihampiri belasan siswa SD 1 Terban sejak berada di halaman Balai Desa Terban. Bellinda kemudian diajak para siswa datang ke sekolahannya dan masuk ke dalam ruang kelas.
Baca Juga: Rumput Stadion Wergu Wetan Siap Digunakan, Begini Penampakannya
Sesampai di ruang kelas, Wabup Kudus Bellinda memegang buku LKS dan bertanya kepada para siswa apakah buku tersebut bayar?. ‘Bayar’, jawab kompak para siswa. Salah satu siswa mengatakan, para siswa membayar Rp 125 ribu untuk mendapatkan sembilan buku LKS berbagai mata pelajaran.
Bellinda menyampaikan, pada kunjungannya di SD 1 Terban masih ditemukan para siswa harus membayar buku LKS. Menurutnya, buku LKS harusnya dibagikan gratis untuk para siswa.
“Harusnya gak ada pungutan buku LKS lagi. Tetapi tadi saat ngobrol dengan para siswa, mereka masih bayar,” ujar Bellinda di SD 1 Terban, Rabu (27/8/2025).
Alasan dari pihak sekolah, ungkap Bellinda, bahwa buku LKS tersebut merupakan untuk belajar para siswa. Namun, menurutnya, LKS harusnya gratis dan sudah tak ada lagi pungutan tersebut.
“Ini sebagai pembelajaran. Ke depan buku LKS bagi siswa di Kudus gratis dan tak ada lagi yang bayar,” tandasnya.
Terkait beberapa bangunan ruang kelas yang rusak, Wabup Kudus Bellinda mengatakan, bahwa tahun ini akan diperbaiki. Menurutnya, anggaran juga sudah dialokasikan.
Baca Juga: Semarak Kemerdekaan ke-80, Pura Group Gelar Kejuaraan Menembak Nasional
“Sekolah-sekolah yang rusak dan tidak layak sudah didata oleh Disdikpora (Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga) Kudus. Anggaran sudah dialokasikan, segera akan dilakukan perbaikan,” sebutnya.
Menurutnya, beberapa pekerjaan rehabitasi sekolah rusak juga sudah ada yang berjalan. Dengan waktu yang tersisa cukup lama, ia yakin berbagai pekerjaan tersebut bisa selesai tepat waktu.
Editor: Haikal Rosyada

