BETANEWS.ID, KUDUS – Wakil Bupati (Wabup) Kudus Bellinda Sabrina Birton mengunjungi Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Rabu (27/8/2025). Bellinda berkomitmen akan membantu pengembangan wisata di desa yang terdapat banyak situs purbakala tersebut.
Wabup Kudus Bellinda menyampaikan, bahwa silaturahminya ke Balai Desa Terban tak menemukan persoalan yang bergitu serius. Hanya saja sebagai Desa Wisata, pengembangan Desa Terban masih stagnan.
Baca Juga: Semarak Kemerdekaan ke-80, Pura Group Gelar Kejuaraan Menembak Nasional
“Kita akan bantu buat pengembangan wisata. Agar Desa Wisata Terban nantinya bisa lebih dikenal dan kunjungan wisatawan meningkat,” ujar Wabup Bellinda kepada awak media usai kunjungan.
Wabup Bellinda juga memberikan saran kepada Pemerintah Desa Terban agar punya produk unggulan. Mengingat status mereka sebagai Desa Wisata, jadi harus ada yang ditonjolkan selain destinasi wisata.
“Dulu informasinya di Desa Terban ini punya produk kopi pace. Sayangnya, sekarang sudah tak berproduksi lagi, karena keterbatasan bahan baku. Jadi saya minta, kalau bisa dikaji dan dipelajari lagi untuk produksi kopi pace,” bebernya.
Ia menuturkan, bahwa potensi wisata Desa Terban sangat bagus. Sebagai Desa Wisata, desa ini sudah ada Museum Patiayam yang terdapat situs-situs purbakala. Selain itu juga terdapat destinasi wisata alam yang cukup indah.
“Tentunya, kami sebagai pemerintah daerah akan ikut suport ya terkait pengembangan desa wisata di Kudus, termasuk Desa Terban. Kita juga akan bantu promosi,” sebutnya.
Bellinda juga menegaskan, bahwa Museum Patiayam ini juga sudah mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat terkait koleksi dan temuan fosil purbakalanya. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kudus akan mendukung penuh, agar Museum Patiayam nantinya bisa lebih terkenal di kancah nasional maupun Internasional.
“Kita sudah kolaborasi dan kerja sama untuk mengembangkan Museum Patiayam. Kami pemerintah daerah berharap pengajuan situs Patiayam sebagai situs nasional bisa segera disetujui. Sehingga nantinya, Muesum Patiayam bisa lebih dikenal dan sejajar dengan Museum Sangiran di Sragen,” imbuhnya.
Baca Juga: Semarak Kemerdekaan ke-80, Pura Group Gelar Kejuaraan Menembak Nasional
Sementara itu Kepala Desa Terban, Supeno mengaku antusias kunjungan Wabup Kudus Bellinda. Ia berharap bakal ada dukungan pengembangan wisata di desanya.
“Selain promosi, kami berharap ada dukungan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di sekitaran lokasi Museum Patiayam. Agar pengunjung membelanjakan uangnya. Ketika itu terjadi maka roda perekonomian kerakyatan akan berputar,” ujar Supeno.
Editor: Haikal Rosyada

