BETANEWS.ID, PATI – Beberapa berpakaian merah putih berjalan menuju ruangan yang ada di kawasan Sentra Margolaras Pati. Sementara beberapa orang tua terlihat menjinjing tas maupun koper mengikuti anaknya yang dipandu petugas menuju ruangan tersebut.
Petugas dari Sentra Margolaras kemudian membuka empat ruangan yang berada di satu area. Terlihat, di dalam masing-masing ruangan terdapat meja dan kursi, lemari serta tempat tidur.
Ruangan inilah yang diperuntukkan bagi siswa baru Sekolah Rakyat Menengah Pertama 12 Pati, sebagai asrama. Di situ pula, nantinya anak-anak akan tinggal menempuh pendidikan Sekolah Rakyat yang merupakan program dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Baca juga: SD di Kudus Ini Hanya Punya Total 23 Siswa, Tahun Ajaran Baru Tambah Satu
Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama 12 Pati Wulan Fitriyanti mengatakan, karena Sekolah Rakyat tersebut sistemnya boarding School, maka peserta didik disediakan fasilitas asrama.
“Untuk asrama kita punya delapan, baik untuk putra dan putri. Nantinya, anak-anak akan tinggal di situ yang jumlahnya 100 orang, ” ujar Wulan, Senin (14/7/2025).
Menurutnya, kehidupan di asrama nanti, akan ada wali pendamping asrama. Begitupun dengan wali asuh, nantinya juga akan disiapkan untuk mereka.
Dirinya menyampaikan, secara fisik maupun sarana pendukung, Sekolah Rakyat yang dipimpinnya sudah siap.
“Insya Allah sudah siap. Bangunan kita sudah siap, ada ruang kelas yang berjumlah 4, yang akan diisi empat rombongan belajar (rombel), ” ungkapnya.
Baca juga: Sekolah Rakyat di Pati Dimulai, Begini Potret Hari Pertama Masuk Sekolah
Sementara untuk guru mata pelajaran, menurutnya ada 11 orang. Hal ini katanya sudah sesuai dengan jumlah mata pelajaran yang ada. Kemudian, terdapat tiga guru agama yang sudah difasilitasi Kemenag.
“Total kita ada 100 siswa, yaitu 48 putri dan 52 putra. Dari jumlah itu, 98 beragama Islam dan satu Kristen Protestan serta satu orang lagi Budha. Alhamdulillah, untuk guru agama kita sudah lengkap,” ungkapnya.
Editor: Suwoko

