BETANEWS.ID, PATI – Sekitar pukul 07.30 WIB, Sentra Margolaras Pati sudah riuh dengan kedatangan orang tua yang menggandeng anak-anak dengan seragam merah-putihnya. Senyum merekah orang tua itu menandai dimulainya Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Pati pada Senin (14/7/2025).
Setidaknya ada 100 siswa baru tingkat menengah pertama yang hari itu menjadi siswa pertama dari program Sekolah Rakyat. Pada hari pertama ini, mereka masih mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kegiatan MPLS ini diawali dengan pembukaan secara resmi oleh Plt Kepala Disdikbud Pati. Kemudian dilanjutkan pengarahan dan pengecekan kesehatan terhadap peserta didik baru.
Baca juga: SD di Kudus Ini Hanya Punya Total 23 Siswa, Tahun Ajaran Baru Tambah Satu
Yuyun, salah satu orang tua siswa mengaku senang anaknya bisa melanjutkan di Sekolah Rakyat Pati. Karena program itu menurutnya sangat membantu orang tua siswa yang kurang mampu.
“Alhamdulillah, seneng ya Mas anak saya bisa sekolah di sini. Gratis, ” ujar Yuyun, warga asal Desa Tompomulyo, Kecamatan Batangan.
Selain biaya sekolah yang gratis, anaknya juga mendapatkan fasilitas asrama, sehingga bisa tinggal di kawasan sekolah dengan gratis juga.
Sementara itu, Wulan Fitriyani, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama 12 Pati mengatakan, secara fisik maupun sarana pendukung, Sekolah Rakyat yang dipimpinnya sudah siap.
“Insya Allah sudah siap. Bangunan kita sudah siap, ada ruang kelas yang berjumlah 4, yang akan diisi empat rombongan belajar (rombel), ” ungkapnya.
Sementara untuk guru mata pelajaran, menurutnya ada 11 orang. Hal ini katanya sudah sesuai dengan jumlah mata pelajaran yang ada. Kemudian, terdapat tiga guru agama yang sudah difasilitasi Kemenag.
“Total kita ada 100 siswa, yaitu 48 putri dan 52 putra. Dari jumlah itu, 98 beragama Islam dan satu Kristen Protestan serta satu orang lagi Budha. Alhamdulillah, untuk guru agama kita sudah lengkap,” ungkapnya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati Andrik Sulaksono menambahkan, bahwa pemerintah daerah sangat antusias dan menyambut baik adanya Sekolah Rakyat di Pati ini.
Baca juga: Tahun Ajaran Baru Sekolah Rakyat di Jepara Dipastikan Tidak Bisa Sama
“Pesan dari Pak Bupati, bahwa Sekolah Rakyat ini merupakan pondasi bagi masyarakat yang kurang mampu, agar meringankan beban mereka dalam menyekolahkan anak, ” ucapnya.
Ia pun menyebut, bahwa dengan adanya Sekolah Rakyat ini, anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan mampu menjadi salah satu jalan untuk mengentaskan kemiskinan.
Dirinya berharap, Sekolah Rakyat di Pati ini mampu menjadi sekolah unggulan, yang nantinya bisa menjadi tolok ukur dan barometer pendidikan yang ada di Pati.
Editor: Suwoko

