BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Sam’ani Intakoris menyebut nilai investasi untuk usulan bisnis air kemasan dan es kristal Perusahaan Daerah (Perusda) Tirta Muria atau yang dikenal PDAM Kudus tidaklah mahal.
Karena sudah memiliki bahan baku, Sam’ani memastikan, tidak membutuhkan investasi yang besar, sehingga peluang yang ada memang harus dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan yang akan berdampak pada pendapat asli daerah (PAD).
Baca Juga: Yamaha Gear Ultima Ready di Kudus, Motor Hybrid Harga Ngirit
Saat ini progres Perusda Tirta Muria untuk memproduksi air minum kemasan sudah sampai tahapan uji klinis, pengurusan izin serta pemilihan nama produk.
“Ada beberapa nama produk yang diusulkan, masih kita kaji,” bebernya.
Baca Juga: Mulai Tergerus, KEK Kudus Gelar Workshop Musik Keroncong
Sementara Direktur Utama Perusda Tirta Muria, Winarno mengatakan, untuk produksi air minum kemasan prosesnya udah berjalan. Pihaknya sudah mengurus perizinan untuk hal tersebut.
“Yang agak sulit itu menentukan nama produk. Kita tidak bisa asal menamakan, misal nama Sehat itu sudah masuk ke deskripsi persyaratan, jadi tidak boleh digunakan sebagai merek produk air minum kemasan,” ujar Winarno.
Editor: Haikal Rosyada

