Ketersediaan Logistik di Kudus Dipastikan Aman

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebuah mobil patwal polisi yang diikuti sejumlah mobil di belakangnya terlihat berhenti di ADA Swalayan Kudus, Kamis (2/4/2020) siang. Puluhan orang turun dari sejumlah mobil itu, kemudian memasuki pusat perbelanjaan tersebut. Seorang pria mengenakan baju putih dengan topi hitam dengan didampingi sejumlah orang mulai berjalan melihat suasana di sana.

Pantauan Posko Terpadu di Terminal Kudus, Kamis (2/4/2020). Foto : Ahmad Rosyidi.

Dia tak lain adalah H.M Hartopo, sedang melakukan pemantauan ketersediaan logistik di Kudus. Usai memantau di swalayan itu, Plt. Bupati Kudus itu menjelaskan bahwa ketersediaan logistik yang ada di Kudus masih aman. Selain memantau logistik, dia bersama Forkopimda Kudus juga memantau Pos Terpadu Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 yang ada di Kudus.

“Kami dari Forkopimda Kudus melakukan pengecekan Pos Terpadu yang ada di Kudus dan pengecekan logistik di pusat-pusat perbelanjaan. Semua masih aman, logistik masih aman. Di Pos Terpadu juga dengan personil lengkap, Polri, TNI dan tim medis semua siap ada di sana,” terangnya kepada betanews.id.

-Advertisement-

Baca juga : Kini di Kudus Sudah Ada Pos Terpadu Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19

Hartopo juga menyampaikan, bahwa sudah memberi imbauan kepada petugas di terminal Kudus agar melakukan pendataan bagi pendatang dengan baik dan teliti. Agar bisa dilakukan tindak lanjut pemantauan di tingkat kecamatan maupun desa.

Selain itu, dia juga memberi imbauan di pusat-pusat perbelanjaan agar tetap menjaga jarak, tidak berkerumun dan setelah belanja langsung pulang. Untuk pasar tradisional, saat ini tetap diizinkan buka, tetapi tutupnya lebih awal.

“Pasar tradisional bisa buka pukul 07.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Kami imbau untuk tutup lebih awal dari biasanya. Ketersediaan beras di bulog juga sudah kami komunikasikan dan hasilnya masih aman,” jelasnya.

Baca juga : Ramayana Kudus Tutup Sementara Mulai 31 Maret

Seorang wanita berjilbab yang berdiri di samping Plt Bupati Kudus juga menambahkan, di Swalayan ADA Kudus mulai tanggal 1 April 2020 tutup lebih awal, pukul 20.00 WIB. Saat ini bagian yang ditutup adalah tempat mainan.

“Sejauh ini ketersediaan logistik masih aman. Khusus gula kami batasi jumlah pembeliannya, maksimal hanya 2 Kilogram. Meski ada penurunan pembeli di sini, belum ada pengurangan karyawan,” tambah Setyowati, Manajer ADA Swalayan Kudus.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER