31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Virus Corona Merebak, PO Haryanto Kandangkan Armada

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan bus terparkir rapi di sebuah garasi yang berada di tepi barat Jalan Lingkar Timur, Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Beberapa bus itu ada yang lagi dibersihkan, serta ada yang lagi diperbaiki. Tempat tersebut yakni garasi PO Bus Haryanto, yang mengandangkan armadanya karena dampak merebaknya virus corona.

Haryanto (61) selaku pemilik usaha perusahaan oto bus tersebut menjelaskan, sejak wabah virus COVID- 19 merajalela di Indonesia, serta hampir seluruh tempat pariwisata di Jawa ditutup, usahanya pun kena imbasnya. Bus yang khusus disediakan untuk carteran ziarah dan wisata sepi orderan.

Haryanto, Owner PO Haryanto. Foto : Rabu Sipan

“Karena sepi orderan, semua armada untuk wisata kami tarik ke garasi. Tidak ada yang boleh beroperasi sampai menunggu intruksi dari pemerintah,” ungkap Haryanto kepada betanews.id

-Advertisement-

Baca juga : Bantuan Terus Berdatangan untuk Penanggulangan Corona di Jateng

Dia mengungkapkan, di garasi yang berada di Kudus, armada untuk wisata yang dikandangkan ada sekitar 25 unit. Sedangkan yang di garasi Tangerang ada 10 unit. Sebelum ada virus Covid-19 tuturnya, setiap unit armada pariwisata tersebut bisa menghasilkan antara Rp 35 juta hingga Rp 50 juta sebulan.

“Meski kebijakan menutup tempat pariwisata mengakibatkan armada kami tidak menghasilkan, tapi saya tetap mendukung keputusan pemerintah tersebut. Karena demi keselamatan banyak orang dan mencegah penyebaran virus corona lebih luas lagi. Bagaimana pun nyawa orang itu lebih penting dari apa pun,” ungkapnya.

Pria yang gemar dengan wayang kulit itu menuturkan, armada yang ditarik ke garasi dan tidak diperbolehkan beroperasi hanya bus yang diperuntukan pariwisata. Sedangkan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) tetap beroperasi seperti biasa. Serta belum ada penurunan jumlah penumpang.

“Aramada bus AKAP masih beroperasi seperti biasa. Jumlah penumpang juga masih stabil. Dan saya yakin waktu Lebaran penumpang tetap banyak,” paparnya.

Baca juga : Fasilitas Cuci Tangan Ditempatkan di Alun-alun Kudus

Pria pensiunan tentara itu berharap agar pemerintah secepatnya bisa menemukan obat untuk mengatasi pandemik virus corona. Agar Covid-19 secepatnya lenyap dari Indonesia tercinta. Dia khawatir bila berlarut – larut efeknya akan kemana – mana, serta berpengaruh terhadap ekonomi Negara.

“Virus corona ini sangat bahaya, bila tidak secepatnya diatasi. Takutnya, efeknya akan memengaruhi perekonomian negara. Bahkan saat ini dolar sudah melambung tinggi,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER