Ratusan Atlet Ikuti Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Kejuaraan bulutangkis Bupati Cup XVIII 2024 Kudus kembali digelar di GOR Djarum Kaliputu. Even berlangsung pada 20-24 Agustus 2024 dengan total hadiah Rp45 juta.

569 atlet bakal mengikuti ajang kejuaraan tersebut, mulai dari kelompok umur U-9, U-11, U-13, U-15, U-17, taruna U-19, dewasa, dan veteran atau usia 85 tahun. Khusus untuk veteran, hanya diadakan pertandingan di nomor ganda.

Baca Juga: Sukun League U-23: Lawet FC Ditahan Imbang 2-2 Oleh PS Putra Jaya

-Advertisement-

Sekertaris Umum (Sekum) PBSI Kudus, Rafentus Pongoh mengatakan, kejuaraan yang menjadi agenda kalender PBSI Kudus itu digelar rutin setiap tahunnya. Bahkan, untuk tahun ini antusiasme peserta lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

“Jadi untuk permulaan pertandingan, kami mulai dengan usia U-9 dan U-11 dengan tujuan untuk mereka senang badminton. Karena ada beberapa spesial treatment untuk usia tersebut, khusunya yang baru kenal dengan badminton,” bebernya, Selasa (20/8/2024).

Ia menjelaskan, jumlah peserta yang jauh lebih banyak dari pada tahun lalu itu, diadakan dengan konsep yang berbeda. Pemenang ajang ini akan menjadi wakil Kabupaten Kudus, untuk kejuaraan di tingkat Kejurprov 2024.

“Khususnya kali ini dan seterusnya, Bupati Cup akan kita jadikan Kejurkab, jadi kita bisa melihat nih, apalagi juara di Kejurkab akan lanjut ke Kejuprov. Untuk kejuaraan lain dengan katagori lain, Alhamdulillah tetap bisa mengakomodir mereka semua. Makanya kita berharap, teman-teman taruna dan dewasa bisa ikut, biar lebih ramai lagi. Karena untuk peserta lebih banyak juga akan lebih bagus,” tuturnya.

Ia menuturkan, even tersebut sebagai bentuk pembibitan dan pembinaan cabang olahraga (cabor) bulutangkis, utamanya di Kabupaten Kudus. Sehingga dengan hal itu, Kabupaten Kudus memiliki wakil untuk menatap kejuaraan-kejuaraan seperti Popda dan Kejurprov.

Baca Juga: Jarang Latihan, Pedawang FC Kalah 0-4 dari PSB Bacin di Lanjutan Sukun League U-23

Salah satu warga, Susilo Yunianto menambahkan, dengan adanya even yang diadakan tersebut berdampak positif bagi Kabupaten Kudus. Apalagi kejuaraan itu untuk memprioritaskan bagi anak-anak usia dini untuk mengembangkan potensi.

“Sangat bagus untuk mencari bibit unggul, utamanya untuk Kudus. Saya sebenarnya juga ikut di nomor ganda dewasa. Tapi karena juga mengantar anak bertanding di sini, jadi tidak ikut saja. Selain itu juga terbentur dengan agenda kerja,” imbuh warga Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tersebut.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER