BETANEWS.ID, KUDUS – Wajah bahagia terpancar ketika ratusan jemaah haji asal Kudus tiba di Gedung Jam’iyyatul Hujjaj Kudus (JHK), Jumat (12/7/2024) malam. Usai acara penyambutan, mereka langsung mencari keluarga masing-masing untuk melepas rindu setelah sebulan lebih di Arab Saudi.
Salah satu jemaah haji, Muhammad Muhlis, mengaku terkesan dengan pelayanan transportasi yaitu bus sholawat yang bekerja selama 24 jam. Hal itu menurutnya, demi melayani semua jemaah haji darii seluruh dunia.
“Di sana walau ada penginapannya dengan jarak tiga kilometer, tapi ada bus sholawat yang bekerja selama 24 jam. Jadi sangat bagus sekali,” ujar warga Desa Sambung, Kecamatan Undaan itu.
Baca juga: Pj Bupati Kudus Tagih Janji ke Ratusan Jemaah Haji
Ibadah haji yang sudah dinantikan selama 12 tahun itu, tak ia sia-siakan untuk beribadah. Bahkan, ia mengaku, selama mendapatkan porsi haji sejak 2012, dengan mudah melunasi kekurangannya.
“Tidak ada yang namanya haji mahal, itu nggak ada. Insyaallah kalau Allah memampukan, berapa pun kita ada. Yang penting satu, kita berdoa meminta Allah dan Allah memampukan untuk berhaji di Makkah dan Madinah dan sowan berziarah ke makam Nabi,” ungkap pria berusia 51 tahun itu.
Hal senada juga diungkapkan oleh Wardoyo. Jemaah haji asal Desa Papringan, Kaliwungu itu juga mendapatkan pelayanan bagus saat di sana. Bahkan, transportasi untuk menjemput jemaah juga tidak sampai telat.
“Semua pelayanan segala macam bagus semuamya. Mulai masuk hotel Masjidil Haram, Madinah, di Mustalifah juga bagus. Transportasi bagus juga, tepat waktu, bisa sampai tujuan dengan lancar,” tegasnya.
Baca juga: Isak Tangis Bahagia Warnai Kepulangan Jemaah Haji Asal Kudus
Jemaah haji lainnya, Wartini mengungkapkan, bahwa saat menjalani ibadah haji di sana, dia sampai sakit selama satu pekan. Hal itu dikarenakan cuaca panas dengan suhu hingga 40 derajat celcius.
“Batuk pilek itu wajar, sampai sakit selama satu minggu. Jadi tertinggal ibadah sedikit, tapi menjalani ibadah sunahnya,” tutur wanita berusia 71 tahun itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

