Pemkab dan Polres Kudus Kawal Swasembada Pangan, Petani Dipermudah Akses BBM

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bersama Polres Kudus memperkuat dukungan terhadap program swasembada pangan dengan memastikan kebutuhan petani, termasuk akses bahan bakar minyak (BBM), tidak menjadi kendala dalam aktivitas pertanian.

Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo mengatakan, pihaknya siap mengawal kebutuhan petani sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan dan swasembada pangan yang didorong Pemkab Kudus.

Menurutnya, petani tidak seharusnya kehilangan waktu hanya karena harus mengurus pembelian BBM untuk kebutuhan pertanian. Karena itu, pihak kepolisian akan membantu mengoordinasikan kebutuhan tersebut agar prosesnya lebih mudah.

-Advertisement-

“Semua untuk mendukung program Bapak Bupati, swasembada pangan. Apa pun itu, asal untuk petani, kita kawal,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, mekanisme pengajuan kebutuhan BBM bagi petani nantinya dapat dikoordinasikan secara kolektif melalui kelompok tani atau gabungan kelompok tani (Gapoktan). Dengan begitu, petani tidak perlu datang secara sendiri-sendiri dan berulang kali ke SPBU.

Baca juga : Puluhan Alsintan Digelontorkan ke Petani Kudus, Bupati Tekankan Jangan Jadi Milik Pribadi

“Jadi satu, langsung kita kawal. Kalau ada stoknya, kita pasti belikan dan kita kawal, khusus untuk petani,” katanya.

Wahyu menilai kemudahan tersebut penting agar petani dapat lebih fokus menggarap lahan. Petani juga tidak perlu menghabiskan waktu untuk bernegosiasi maupun menjelaskan kebutuhan BBM kepada pihak SPBU.

“Supaya petani itu enggak mikir-mikir, beli bensin, debat karo SPBU, meyakinkan SPBU. Itu capek dan buang waktu. Biar kita saja yang langsung,” tegasnya.

Ia menambahkan, koordinasi di lapangan akan dilakukan bersama jajaran kepolisian di tingkat kecamatan sehingga kebutuhan petani dapat dihimpun terlebih dahulu dan dikawal secara bersama-sama.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, Pemkab Kudus bersama Polres Kudus memiliki komitmen yang sama untuk memberikan kemudahan bagi petani dalam menjalankan aktivitas pertanian.

Menurutnya, dukungan terhadap petani merupakan bagian penting dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus mempertahankan capaian swasembada pangan di Kabupaten Kudus.

“Pada prinsipnya, Kabupaten Kudus swasembada beras juga cukup baik. Alhamdulillah, Kabupaten Kudus sudah swasembada pangan antara 25 ribu sampai 30 ribu ton per tahun,” ujar Sam’ani.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian tersebut dapat semakin memperkuat sektor pertanian, terutama dalam menghadapi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.

Kemudahan akses terhadap kebutuhan produksi, kata dia, menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan proses pertanian berjalan lancar, mulai dari pengolahan lahan hingga panen.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER